Siak, Catatanriau.com — Stockpile cangkang milik PT Kharisma Inti Mitra Indonesia (KIMI) di kawasan pelabuhan Pelindo Regional 1 Terminal Peti Kemas Perawang Riau, Tualang, Siak, dipertanyakan.
Dengan harapan kegiatan penampungan cangkang PT KIMI di kawasan tersebut, agar dapat mengikuti aturan pemerintahan dalam penerapan perizinan saat ini.
Dihubungi melalui sambungan telepon WhatsApp, dan pertanyakan terkait perizinan tumpukan puluhan ribu ton pada stockpile cangkang PT KIMI di Perawang, Fajar perwakilan atau pengawas lapangan mengatakan, tidak mengetahui hal tersebut.
"Ngak tau bang, baru jalan bang, tanyakan saja ke pelindo," kata Fajar kepada media ini, Selasa (31/3/2026).
Ia menjelaskan, untuk cangkang-cangkang saat ini berasal dari berbagai PKS yang ada. "Dari PKS pak, banyak pak," ucapnya.
Kepala Dinas PMPTSP Kabupaten Siak melaui Kabid Perizinan Analisis Kebijakan Kabupaten Siak, Teguh Santoso ST menyampaikan, bila lahan tersebut sewa, maka yang melakukan pengurusan perizinan pemilik.
"Apabila dia sewa (tanah masih milik pelindo/bukan penyewa), maka yang mengurus izin adalah pemilik lahan, sampai sekarang belum ada laporan dari pelindo," ujarnya.
Stockpile cangkang sawit adalah tempat penyimpanan terorganisir untuk limbah padat pengolahan buah sawit, yang berperan penting dalam menjaga kualitas, stok, dan distribusi bahan bakar biomassa.
Lokasi strategis sering berada di Kalimantan (Tanjung Buton) dan Jawa (Gresik) untuk melayani kebutuhan industri energi dan boiler, dengan kapasitas mencapai ribuan ton.
Hingga berita ini tayang dihalaman media ini, Selasa (31/3/2026), Managemen Pelabuhan Pelindo Regional 1 Terminal Petikemas Perawang Riau belum dapat memberikan keterangan resmi terkait hal tersebut.
Namun wartawan masih berusaha untuk mendapatkan keterangan resmi dari Managemen Pelabuhan Pelindo Regional 1 Terminal Petikemas Perawang Riau pada pemberitaan berikutnya.(tim)