Rohul, Catatanriau.com – Video yang memperlihatkan aksi sejumlah remaja saling serang dan beredar di media sosial, khususnya Facebook, akhirnya mendapat klarifikasi dari pihak kepolisian.

Kapolsek Kabun AKP Efendi Lupino, SH menyampaikan bahwa peristiwa tersebut memang terjadi di wilayah Desa Giti, Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu, namun telah diselesaikan secara kekeluargaan dengan melibatkan perangkat desa.
“Iya, kemarin sudah diselesaikan secara kekeluargaan, ikut perangkat desa juga menyaksikan,” ujar AKP Efendi Lupino saat dikonfirmasi Catatanriau.com, Selasa (10/3/2026).
Berdasarkan keterangan Kapolsek, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 7 Maret 2026 sekitar pukul 21.30 WIB di depan Masjid Nurul Iman, Desa Giti, Kecamatan Kabun.
Saat itu, Sahat (20) warga Desa Batu Langkah Besar bersama beberapa rekannya melintas di Desa Giti. Ketika melintas, mereka dipanggil oleh Hafizul Fahmi (20) warga Desa Aliantan bersama teman-temannya.
Namun dalam pertemuan tersebut terjadi kesalahpahaman yang kemudian memicu perkelahian antara kedua kelompok pemuda tersebut.
Mendapat laporan kejadian tersebut, piket Polsek Kabun langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.
Setelah situasi berhasil dikendalikan, kedua belah pihak kemudian dipanggil ke Polsek Kabun untuk dilakukan mediasi.
Dalam proses mediasi yang juga disaksikan oleh perangkat desa, kedua belah pihak akhirnya sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.
“Selanjutnya kedua belah pihak sepakat dimediasi dan diselesaikan secara kekeluargaan di Polsek, kemudian dibuat surat perjanjian,” jelas Kapolsek.
Dengan adanya kesepakatan tersebut, kedua pihak diharapkan dapat menahan diri dan tidak mengulangi kejadian serupa di kemudian hari sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Kabun tetap kondusif.***