Satpam PT SLS Ditembak, Polisi Selidiki Dugaan Aksi Ninja Sawit

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:29:22 WIB
Satpam PT SLS Ditembak, Polisi Selidiki Dugaan Aksi Ninja Sawit, Sabtu pagi, 31 Januari 2026, sekitar pukul 06.30 WIB.

PELALAWAN,CATATAN RIAU.COM,:— Peristiwa mengejutkan terjadi di areal kebun PT Sari Lembah Sumur (SLS), Desa Genduang, Kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan. Seorang petugas keamanan perusahaan dilaporkan menjadi korban penembakan dalam insiden yang terjadi pada Sabtu pagi, 31 Januari 2026, sekitar pukul 06.30 WIB.

Kejadian ini sontak menimbulkan kecemasan di lingkungan perusahaan dan masyarakat sekitar.
Humas PT Sari Lembah Sumur (SLS) Group Astra Agro Lestari, Ginanjar, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa korban merupakan satpam perusahaan yang diduga ditembak oleh pelaku pencurian kelapa sawit atau yang kerap disebut “ninja sawit”.

“Benar, telah terjadi peristiwa penembakan terhadap satpam kami di lokasi kebun PT SLS,” ujarnya.

Insiden penembakan ini terjadi di Afdeling Carli Blok 14/15 PT Sari Lembah Subur, Desa Genduang, Kecamatan Pangkalan Lesung. Peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas pencurian buah kelapa sawit di area perkebunan perusahaan.

Informasi awal menyebutkan suara tembakan terdengar saat aktivitas evakuasi buah sawit berlangsung di lokasi kejadian.

Pelapor dalam kasus ini adalah Sjafril Arwin, petugas pengamanan PT SLS. Ia bersama saksi lainnya, M. Ripai, yang merupakan karyawan PT SLS, berada di sekitar lokasi saat insiden terjadi. Setelah terdengar suara tembakan, korban mendatangi saksi dan mengaku telah tertembak, lalu segera dievakuasi ke Polibun PT Sari Lembah Subur untuk mendapatkan pertolongan awal.

Korban diketahui bernama Okto Bekalani, yang dalam laporan disebut sebagai terlapor dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Usai kejadian, pihak keamanan perusahaan langsung melaporkan insiden tersebut secara berjenjang, mulai dari internal perusahaan hingga ke pihak kepolisian setempat.

Kapolsek Pangkalan Lesung, AKP Lambok Pakpahan, membenarkan adanya laporan penembakan tersebut. Ia mengatakan pihaknya telah menerima laporan, mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti. Penanganan selanjutnya dilimpahkan dan dikoordinasikan dengan Polres Pelalawan.

Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara, SIK, melalui Kasihumas AKP Thomas Bernandes Siahaan, S.Sos, juga membenarkan adanya peristiwa penembakan di kebun PT SLS. Menurutnya, kasus tersebut masih dalam tahap pengembangan dan penyelidikan intensif oleh tim Polres Pelalawan guna mengungkap pelaku dan motif sebenarnya.

Peristiwa ini memunculkan kekhawatiran serius terkait keamanan di areal perkebunan, khususnya dugaan penggunaan senjata api oleh pelaku pencurian sawit. Aparat kepolisian mengimbau masyarakat dan pihak perusahaan untuk tetap waspada serta mempercayakan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.****

Terkini