Kolaborasi TNI–Polri, Pemda, dan Swasta Dongkrak Produktivitas Panen Padi Hingga 30 Persen di Sungai Sembilan

Kamis, 29 Januari 2026 | 18:39:43 WIB

Dumai, Catatanriau.com – Sinergi lintas sektor kembali membuktikan hasil nyata dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Melalui kolaborasi strategis antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan pihak swasta, produktivitas panen padi di Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, berhasil meningkat hingga hampir 30 persen.

Capaian tersebut terungkap dalam kegiatan panen padi bersama yang digelar di lahan Kelompok Tani Pendekar Semut Hitam, RT 12 Kelurahan Tanjung Penyembal, Kecamatan Sungai Sembilan, Kamis (29/01/2026). Kegiatan ini merupakan hasil pendampingan terpadu yang melibatkan PT Argosid Manunggal Sentosa, Bulog Kota Dumai, Koramil 03/Sungai Sembilan, serta dukungan penuh dari berbagai instansi terkait.

Peningkatan hasil panen yang signifikan dibandingkan musim tanam sebelumnya menjadi bukti konkret bahwa pola pendampingan berkelanjutan mampu mengoptimalkan potensi lahan pertanian masyarakat.

Dukungan Multisektor Hadir di Tengah Petani

Panen bersama tersebut turut dihadiri sejumlah pihak strategis, mencerminkan kuatnya komitmen bersama dalam membangun sektor pertanian. Hadir di lokasi antara lain Danramil 03/Sungai Sembilan Kapten Inf Hendra Darma bersama Babinsa Kelurahan Tanjung Penyembal Serda Erwan, sebagai representasi peran aktif TNI dalam mendukung ketahanan pangan.

Dari unsur kepolisian, Polsek Sungai Sembilan turut hadir yang dipimpin AKP Apriadi, S.H., M.H., sebagai bentuk dukungan terhadap keamanan dan kelancaran program pertanian. Pemerintah Kota Dumai juga menunjukkan komitmennya melalui kehadiran Staf Khusus Wali Kota Dumai.

Selain itu, kegiatan ini dihadiri perwakilan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) serta PT Argosid Manunggal Sentosa yang diwakili Area Manager Riau, Tabirudin.

TNI Dorong Semangat dan Kemandirian Petani

Dalam sambutannya, Danramil 03/Sungai Sembilan Kapten Inf Hendra Darma menegaskan bahwa keterlibatan TNI bukan sekadar simbolis, melainkan bagian dari upaya nyata mendukung kesejahteraan petani.

“Program pengembangan produksi tanaman pangan ini adalah langkah konkret untuk meningkatkan hasil pertanian masyarakat. Kehadiran kami bertujuan memberi motivasi kepada petani agar terus semangat mengelola lahan dan meningkatkan produktivitas,” ujarnya.

Pemerintah Kota Dumai melalui Staf Khusus Wali Kota juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor tersebut. Pemkot Dumai, kata dia, berkomitmen untuk terus mendukung program-program pertanian yang berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat dan ketahanan pangan daerah.

Pendampingan Penuh dari PT Argosid

Keberhasilan peningkatan hasil panen tidak terlepas dari peran pendampingan intensif yang diberikan PT Argosid Manunggal Sentosa. Tabirudin menjelaskan, pihaknya memberikan pendampingan penuh (full assistance) kepada Kelompok Tani Pendekar Semut Hitam sejak awal masa tanam hingga panen.

Pendampingan tersebut meliputi penyediaan bibit unggul, pupuk berkualitas, serta bimbingan teknis secara berkelanjutan. Dengan sistem ini, kelompok tani yang dipimpin Parni dan beranggotakan 17 orang mampu meningkatkan produktivitas padi jenis hibrida Supadi 56 secara signifikan.

“Hasil panen kelompok tani ini meningkat hampir 30 persen dibandingkan musim sebelumnya. Ini membuktikan bahwa dukungan teknis dan material yang tepat sasaran mampu mengoptimalkan potensi lahan pertanian,” jelas Tabirudin.

Peran Penyuluhan dan Keamanan

BPPSDMP turut memberikan kontribusi penting melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia petani, khususnya dalam aspek penyuluhan dan peningkatan keterampilan budidaya. Peran ini melengkapi dukungan teknis dari sektor swasta.

Sementara itu, kehadiran Polsek Sungai Sembilan menegaskan bahwa aspek keamanan dan ketertiban juga menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan kegiatan pertanian, mulai dari proses produksi hingga distribusi hasil panen.

Model Kolaborasi untuk Ketahanan Pangan

Panen padi bersama ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, melainkan diharapkan menjadi model kolaborasi yang dapat direplikasi di wilayah lain. Sinergi antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, BPPSDMP, dan pihak swasta terbukti mampu mendorong peningkatan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani.

Ke depan, pola kerja sama terpadu ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan Kecamatan Sungai Sembilan secara khusus dan Kota Dumai secara umum, sekaligus mendorong kemandirian kelompok tani melalui pendampingan yang berkelanjutan.

Dengan semangat gotong royong, kolaborasi lintas sektor ini diyakini menjadi fondasi kuat bagi pembangunan pertanian daerah yang tangguh dan berdaya saing.***

Terkini