Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian Tingkatkan Keamanan dengan Peremajaan Kunci Kamar dan Pemasangan Fire Block

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:39:26 WIB

Rohul, Catatanriau.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pengaraian terus berupaya meningkatkan sistem keamanan dan keselamatan di lingkungan lapas. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah peremajaan kunci kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) serta pemasangan Fire Block di sejumlah titik strategis di dalam area lapas.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Veazanol Kosuma, menyampaikan bahwa pemasangan Fire Block bertujuan untuk mencegah terjadinya kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh arus pendek listrik maupun gangguan teknis lainnya. Langkah ini dinilai penting sebagai upaya mitigasi risiko demi menjaga keselamatan warga binaan maupun petugas lapas.

"Fire Block kami pasang di titik-titik rawan serta area yang menjadi pusat aktivitas dan keramaian di dalam lapas. Hal ini sebagai langkah antisipatif agar potensi kebakaran dapat dicegah sedini mungkin," jelas KPLP. Pada Selasa (20/1/2026).

Selain pemasangan Fire Block, pihak Lapas Pasir Pengaraian juga melakukan peremajaan sistem penguncian kamar hunian. Peremajaan tersebut dilakukan dengan mengganti gembok lama dengan yang baru serta menerapkan sistem rolling gembok secara berkala. Sistem ini bertujuan untuk meningkatkan pengawasan dan meminimalisir potensi gangguan keamanan di dalam lapas.

Menurut KPLP, peremajaan kunci kamar merupakan bagian dari standar pengamanan yang harus dilakukan secara berkelanjutan, seiring dengan dinamika dan tantangan keamanan di lingkungan pemasyarakatan.

"Kami berharap dengan adanya peremajaan gembok dan pemasangan Fire Block ini, Lapas Pasir Pengaraian dapat terus berjalan dalam kondisi aman, tertib, dan terkendali," tambahnya.

Upaya peningkatan keamanan dan keselamatan ini sejalan dengan komitmen Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang kondusif, aman, serta mendukung proses pembinaan warga binaan secara optimal.***

Terkini