Ketum DPH LAMR: Green Policing Laksana Setitik Cahaya di Tengah Kegelapan yang Panjang

Sabtu, 22 November 2025 | 19:40:25 WIB

Meranti, Catatanriau.com - Sempena Hari Pohon Sedunia 2025, Kepolisian Daerah (Polda) Riau kembali menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui gerakan Green Policing dengan moto Melindungi Tuah, Menjaga Marwah. Sebanyak 21.000 batang pohon ditanam serentak di seluruh wilayah Riau, termasuk oleh Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti.

Puncak peringatan di Kabupaten Kepulauan Meranti dipusatkan di Halaman Gedung Perpustakaan Daerah, Jalan Perumbi, Selatpanjang, pada Jum’at (21/11/2025), dipimpin langsung oleh Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.IK., M.H.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (DPH LAMR) Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizal Cik, S.Sos., M.Si., menyambut baik kegiatan ini. Ia menyebut gerakan penghijauan tersebut “laksana memberi setitik cahaya pada kegelapan yang panjang”.

“Saya mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada Kapolres Kepulauan Meranti, Datuk AKBP Aldi Alfa Faroqi, yang telah menyelenggarakan kegiatan yang begitu besar manfaatnya bagi kelestarian ekosistem, tanah, dan pulau ini. Penanaman 21.000 pohon di Provinsi Riau, khususnya di Kepulauan Meranti, ibarat memberikan secercah cahaya pada kekhawatiran panjang kami terkait abrasi dan ketandusan. Gerakan Green Policing dengan semangat Melindungi Tuah, Menjaga Marwah benar-benar membawa harapan baru,” ujar Datuk Seri Afrizal Cik.

Ia menambahkan bahwa hadirnya gerakan ini tidak hanya berhenti di jajaran kepolisian, namun turut menggugah banyak pihak. “Berbagai kalangan—lembaga pendidikan, pemerintah desa, perusahaan swasta, organisasi kepemudaan, penggiat lingkungan, dan lainnya—ikut tergerak melakukan penanaman pohon. Inilah titik terang penyelamatan lingkungan yang selama ini kami bimbangkan,” lanjutnya.

Sebagai lembaga penjaga adat, seni, budaya Melayu, dan kearifan lokal, LAMR Kepulauan Meranti, kata beliau, akan terus mendukung upaya-upaya penghijauan. “Tujuan kami jelas: menyelamatkan tanah dan negeri Meranti ini dari ancaman abrasi dan kepunahan. Bila tanah dan negeri ini terselamatkan, maka warisan budaya dan kearifan lokal pun dapat terus kami rawat dan pertahankan,” ungkap penulis buku Tanah Jantan yang Melawan itu.

Acara puncak peringatan Hari Pohon Sedunia 2025 ini turut dihadiri Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar, Wakil Ketua DPRD Ardiansyah, Pabung Kodim 0303 Bengkalis, Pimpinan PT Imbang Tata Alam, Danposal Selatpanjang, Danramil Tebing Tinggi, perwakilan Kejari, para kepala dinas, Kakanmenag Drs. H. Sulman, para kepala sekolah, guru pendamping, pelajar, serta insan pers. Suasana tampak semarak dengan aksi penanaman pohon secara serentak oleh seluruh peserta dari berbagai kalangan.***

Laporan : Dwiki 

Terkini