Muhammad Andi Solihin Ungkap Strategi PHR Genjot Produksi Migas di Blok Rokan: Fokus Pada Keselamatan, Keandalan, dan Efisiensi Pengeboran

Kamis, 22 Mei 2025 | 15:14:37 WIB
Muhammad Andi Solihin (Tengah), Operation Head Drilling and Well Intervention PHR, Saat Diwawancarai Wartawan, Kamis (22/05/2025).

Jakarta, Catatanriau.com – Muhammad Andi Solihin, Operation Head Drilling and Well Intervention PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), menekankan komitmen tim pengeboran dan transfer lahan untuk mendukung penuh program pemerintah melalui Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) serta manajemen perusahaan. Hal ini disampaikannya kepada wartawan usai kegiatan Indonesian Petroleum Association Convention & Exhibition (IPA Convex) 2025 di Nusantara Hall 3 ICE BSD City, Kamis (22/05/2025).

Dalam sesinya di IPA Convex 2025 yang bertajuk "Sustainable Production Journey: Merging Base Activities, Massive Development, and Digitalization Despite Facility Challenges," Andi Solihin menjelaskan bahwa keberhasilan PHR dalam menjaga dan meningkatkan produksi di Blok Rokan didasarkan pada tiga pilar utama, yakni orang (sumber daya manusia), alat (peralatan), dan proses. 

"Tiga-tiga ini harus sejalan untuk mendapatkan operasi yang selamat, handal, dan efektif," ujarnya.

Dijelaskan dia, sebagai tulang punggung produksi migas nasional, Blok Rokan yang mencakup seluruh wilayah Riau, terus menjadi fokus pengembangan PHR. 

"Pengembangan kita ini menyebar ke semuanya, merata dari selatan sampai ke utara," kata Andi Solihin, merujuk pada wilayah seperti Minas, Bangko, dan Balam. Ia menambahkan bahwa timnya terus menyediakan peralatan yang handal, aman, dan efisien, serta mengembangkan teknologi untuk menunjang operasi pengeboran.

Selain itu kata dia, PHR juga telah menunjukkan kinerja yang mengesankan dalam aktivitas pengeboran. Yang mana pada tahun lalu (2024), PHR berhasil membor 536 sumur, dan target penambahan sumur akan terus dikejar di tahun ini (2025) sesuai dengan target yang ada. 

"Capaian ini menunjukkan komitmen PHR dalam memenuhi target produksi," katanya.

Selain itu kata dia, Inovasi juga menjadi kunci dalam operasi pengeboran PHR. Yang mana, perusahaan telah menerapkan digitalisasi peta area sumur dan rekayasa desain casing 2 string di lapangan Bangko, yang terbukti menghemat biaya operasi hingga miliaran rupiah dan mempercepat proses pengeboran. 

Selain itu, metode pemboran satu tapak banyak sumur (cluster drilling) di Lapangan Petani juga berhasil mempercepat proses pemboran serta mengurangi biaya pengadaan dan konstruksi tapak sumur. PHR juga aktif menerapkan teknologi pengeboran non-konvensional (Unconventional Drilling) di lapangan seperti Duri, bekerja sama dengan mitra berpengalaman, untuk mengoptimalkan penemuan cadangan migas dan meningkatkan produksi.

Lebih lanjut, Andi Solihin juga menyoroti aspek sumber daya manusia. "Meskipun tantangan masih banyak, sebagian besar pekerja di proyek-proyek PHR adalah masyarakat sekitar, menunjukkan komitmen perusahaan dalam penyerapan tenaga kerja lokal," tegasnya.

Andi Solihin menambahkan bahwa selain selamat, operasi harus handal dan efisien. Fokus pada Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta keandalan operasional memastikan setiap sumur dapat berkontribusi optimal terhadap target produksi nasional.

Kehadiran Muhammad Andi Solihin dalam IPA Convex 2025 ini menegaskan posisi strategis PHR sebagai pemimpin dalam industri hulu migas, khususnya di Blok Rokan, dengan terus mendorong inovasi, efisiensi, dan keberlanjutan operasi untuk mendukung ketahanan energi nasional.

Narasumber Lain di Sesi Independen 5 PHR ini juga dihadiri oleh Andre Wijanarko, General Manager Zona Rokan PT PHR, Mochamad Taufan, Operation Head Subsurface Development and Planning PT PHR, Erwin Sianturi, Operation Head Project and Technical Engineering PT PHR dan Triatmojo Roeswanto, VP Information Technology Regional 1 PT PHR.***

Terkini