Dumai, Catatanriau.com – Dalam rangka menyambut peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh setiap tanggal 5 Juni, PT Ivo Mas Tunggal (IMT) tidak menunggu hingga hari H untuk bertindak. Perusahaan yang beroperasi di wilayah Dumai ini memilih untuk mencuri start dengan menggelar kegiatan gotong royong lebih awal.
Kegiatan gotong royong tersebut dilaksanakan pada hari Jumat, 22 Mei 2026. Pemilihan tanggal ini dimaksudkan untuk memberikan efek riak yang lebih panjang bagi kesadaran lingkungan sebelum puncak peringatan dunia tiba. Langkah ini juga dinilai strategis karena kondisi cuaca yang masih mendukung.
Aksi bersih lingkungan ini berlangsung di tengah kesibukan aktivitas manajemen PT IMT. Meskipun disibukkan dengan rutinitas operasional sehari-hari, para pimpinan dan karyawan tetap meluangkan waktu untuk turun langsung ke lapangan. Hal ini menunjukkan bahwa kepedulian lingkungan bukan sekadar slogan, melainkan aksi nyata.
Yang membedakan kegiatan ini dari biasanya adalah cakupan pesertanya. PT IMT berhasil melibatkan warga dari tiga RT yang berada di sekitar area perusahaan. Keterlibatan warga ini menjadi penting karena merekalah yang setiap hari berinteraksi langsung dengan lingkungan sekitar fasilitas perusahaan.
Selain warga, rombongan Mitra Bongkar Muat Serikat Buruh Kota Dumai (SBKD) juga turut ambil bagian. Kehadiran mereka dipimpin langsung oleh Masyuradi beserta jajaran pengurusnya. Kehadiran unsur buruh ini sekaligus mematahkan anggapan bahwa hubungan perusahaan dan serikat pekerja hanya sebatas urusan industrial semata.
Fokus utama kegiatan gotong royong adalah pembersihan saluran air yang mulai tersumbat, pengangkutan sampah yang menumpuk, serta penataan lingkungan di fasilitas bersama. Ketiga titik fokus ini dipilih berdasarkan hasil identifikasi bersama antara manajemen, warga, dan mitra bongkar muat.
Di sela-sela kegiatan, Paulus Tumanggor selaku perwakilan manajemen PT IMT memberikan pernyataan tegas. "Kami ingin memulai lebih awal sebagai bentuk komitmen nyata terhadap kelestarian lingkungan. Atas nama manajemen PT IMT, saya tegaskan bahwa kepedulian ini tidak akan berhenti hari ini," ujar Paulus kepada awak media.
Paulus Tumanggor juga menyoroti pentingnya kebersamaan lintas elemen. "Hari ini kita buktikan bahwa perusahaan, masyarakat, dan mitra bongkar muat bisa bahu-membahu demi lingkungan yang lebih bersih. Tidak ada sekat ketika semuanya punya tujuan yang sama," imbuhnya.
Sementara itu, Masyuradi selaku pimpinan Mitra Bongkar Muat SBKD juga menyampaikan apresiasi mendalam. "Kami sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Lingkungan yang bersih adalah hak kita bersama, dan gotong royong seperti ini harus terus dilanjutkan secara rutin," jelas Masyuradi.
Warga dari tiga RT yang terlibat tampak antusias dan mengaku senang. Mereka menilai keterlibatan berbagai pihak, termasuk unsur serikat buruh, membuat kegiatan ini semakin solid dan berdampak luas. Salah satu warga bahkan mengusulkan agar kegiatan serupa dilakukan minimal sebulan sekali.
Sepriana, selaku humas PT IMT, menambahkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana kekeluargaan yang hangat. "Tidak ada ketegangan, justru canda tawa mewarnai saat mengangkat sampah bersama. Ini pemandangan yang membahagiakan," ungkap Septiana.
Menutup kegiatan, Paulus Tumanggor kembali menegaskan komitmen jangka panjang PT IMT. "Aksi bersih-bersih hari ini hanyalah awal. PT Ivo Mas Tunggal berkomitmen untuk terus melibatkan masyarakat dan mitra kerja dalam program-program lingkungan ke depan. Karena menjaga bumi berarti menjaga masa depan kita semua," pungkasnya.
