BENGKALIS (CR) – Pemerintah Desa Senderak, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, melaksanakan kegiatan penyaluran Makanan Tambahan (PMT) bagi anak yang mengalami stunting dan gizi kurang pada Tahun Anggaran 2026. Program ini ditujukan secara khusus untuk 12 orang anak yang telah terdata dan teridentifikasi membutuhkan intervensi perbaikan gizi, di mana penyaluran bantuan ini akan berlangsung selama 74 hari ke depan.
Kegiatan berlangsung di ruang pertemuan kantor desa. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penjabat (Pj) Kepala Desa Senderak, Ibu Tari Fitri Sartini, S.Tr.Keb., Sekretaris Desa Muhammad Syuib, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Senderak, Pendamping Lokal Desa (PLD) Senderak, Ibu Ketua PKK Desa Senderak, tenaga kesehatan setempat, perangkat desa, serta para orang tua penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Pj Kepala Desa Senderak, Tari Fitri Sartini, menegaskan bahwa penanganan masalah gizi anak, khususnya pencegahan stunting, menjadi prioritas utama pembangunan di tingkat desa. “Bantuan ini kami salurkan khusus untuk 12 anak yang terdata memiliki masalah gizi dan akan diberikan secara berkelanjutan selama 74 hari ke depan. Tujuannya agar asupan nutrisi mereka terpenuhi secara rutin, status kesehatan membaik, dan pertumbuhan serta perkembangannya bisa berjalan optimal sesuai standar,” ujarnya di hadapan para peserta.

Selain penyerahan paket makanan tambahan yang bernutrisi seimbang untuk tahap awal, acara juga diisi dengan penyuluhan kesehatan dari tenaga medis setempat. Materi yang disampaikan meliputi cara mengolah makanan bergizi sederhana, pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta penerapan pola asuh yang tepat demi tumbuh kembang anak. Kehadiran Ketua PKK Desa juga diharapkan dapat memperkuat peran serta keluarga dan masyarakat dalam menjaga kesehatan dan gizi anak selama program berjalan.
Pemerintah Desa Senderak berkomitmen untuk terus memantau perkembangan kesehatan ke-12 anak penerima manfaat ini sepanjang masa program berlangsung, dengan melibatkan seluruh elemen yang ada, termasuk dukungan dari Pendamping Lokal Desa dan penggerak PKK. Peran aktif orang tua sangat diharapkan agar manfaat dari program yang berjalan selama 74 hari ini dapat dirasakan secara maksimal dan berkelanjutan hingga masalah gizi teratasi sepenuhnya.
Masyarakat menyambut baik langkah nyata dan terencana ini dan berharap perhatian terhadap kesehatan anak terus dipertahankan, demi terciptanya generasi muda Desa Senderak yang sehat, cerdas, dan berkualitas, serta bebas dari masalah stunting maupun gizi kurang.
