Siak, Catatanriau.com – Pasca peristiwa masuknya kawanan gajah liar ke kawasan perumahan karyawan PT Arara Abadi Distrik Tapung, Kampung Rantau Bertuah, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Kapolsek Minas Kompol Syahrizal kembali turun langsung ke lokasi, Senin (23/02/2026).

Kehadiran Kapolsek Minas tersebut selain untuk mengecek kembali tempat kejadian perkara (TKP), juga dalam rangka memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat yang tinggal di asrama PT Arara Abadi, khususnya di mess yang sebelumnya sempat diamuk kawanan gajah.
Dalam arahannya kepada warga, Kompol Syahrizal mengimbau agar masyarakat tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan apabila sewaktu-waktu kawanan gajah kembali terlihat di sekitar permukiman.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga, apabila gajah kembali datang, segera laporkan ke Polsek Minas agar dapat segera kami tindak lanjuti dan lakukan langkah pengamanan secara terukur,” ujar Kapolsek.
Ia juga menegaskan agar warga tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu atau memprovokasi kawanan gajah tersebut.
“Jangan mencoba mengusir secara berlebihan, melempar, atau melakukan tindakan yang dapat memicu agresivitas satwa. Hal itu bisa membahayakan keselamatan diri sendiri maupun keselamatan gajah tersebut,” tambahnya.

Kapolsek menekankan bahwa keselamatan jiwa masyarakat menjadi prioritas utama. Namun di sisi lain, perlindungan terhadap satwa liar juga harus diperhatikan guna mencegah terjadinya konflik yang lebih luas antara manusia dan hewan.
Selain memberikan edukasi, Kapolsek Minas juga melakukan pengecekan langsung di sekitar lokasi untuk memastikan bahwa kawanan gajah sudah tidak berada atau telah menjauh dari area permukiman karyawan.

Dari hasil pemantauan sementara, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Aktivitas karyawan pun telah kembali berjalan seperti biasa, meskipun warga tetap diminta untuk tidak lengah.

Langkah yang dilakukan Kapolsek Minas ini merupakan tindak lanjut dari peristiwa sebelumnya, di mana kawanan gajah sempat memasuki kawasan mess karyawan dan menyebabkan kerusakan pada bangunan serta kendaraan. Kepolisian menegaskan akan terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pihak perusahaan serta instansi terkait guna meminimalisir potensi konflik antara manusia dan satwa liar di wilayah tersebut.***
