Siak, Catatanriau.com - Upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus digencarkan di wilayah Koramil 04/Perawang. Pada hari Senin, 19 Mei 2025, Babinsa Koramil 04/Perawang, Peltu Ramli Nst, melaksanakan patroli intensif di wilayah rawan Karhutla, tepatnya di RT/RW 08/09 Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Provinsi Riau.
Patroli yang menyasar titik koordinat 0°6699"N 101,5916"E ini melibatkan sinergi antara aparat TNI dan masyarakat setempat. Peltu Ramli Nst bersama dua orang warga bahu-membahu menyisir area yang berpotensi terjadinya Karhutla.
"Kegiatan patroli ini merupakan langkah preventif untuk memastikan tidak ada potensi ????????????? titik api maupun asap di wilayah Kampung Perawang Barat," ujar Peltu Ramli Nst di sela-sela kegiatan patroli.
Lebih lanjut, Peltu Ramli Nst menyampaikan pesan penting kepada seluruh masyarakat, khususnya yang berada di wilayah rawan Karhutla. Beliau mengimbau agar masyarakat selalu waspada dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran, seperti membuka lahan dengan cara membakar atau membuang puntung rokok sembarangan.
"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari bahaya Karhutla. Sekecil apapun potensi kebakaran, segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat segera ditindaklanjuti," tegasnya.
Dari hasil patroli yang dilaksanakan pada hari ini, tidak ditemukan adanya titik api maupun asap di wilayah Kampung Perawang Barat. Hal ini menunjukkan kesadaran masyarakat dan kesiapsiagaan aparat dalam mencegah terjadinya Karhutla.
Meskipun demikian, Peltu Ramli Nst menegaskan bahwa patroli dan sosialisasi akan terus dilakukan secara berkelanjutan.
"Kami tidak akan lengah dan akan terus berupaya maksimal dalam mencegah terjadinya Karhutla di wilayah Koramil 04/Perawang," pungkasnya.
Kegiatan patroli Karhutla ini menjadi bukti nyata komitmen TNI, khususnya Koramil 04/Perawang, dalam menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat dari ancaman Karhutla. Sinergi yang baik antara TNI dan masyarakat diharapkan dapat terus terjaga demi mewujudkan wilayah Perawang yang bebas dari Karhutla.***
