Babinsa Koramil 04/Perawang Intensifkan Patroli Karhutla, Selalu Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Babinsa Koramil 04/Perawang Intensifkan Patroli Karhutla, Selalu Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Siak, Catatanriau.com - Upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus digencarkan di wilayah Koramil 04/Perawang. Pada hari Kamis, 16 Mei 2025, meskipun tidak ditemukan adanya proses pemadaman maupun pendinginan titik api, Babinsa Koramil 04/Perawang tetap aktif melaksanakan patroli di wilayah rawan Karhutla.

Koptu Togi Sitorus, salah satu Babinsa Koramil 04/Perawang, melaksanakan patroli di wilayah RT/RW 04/05 Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Kegiatan patroli yang menyasar titik koordinat 0°39'38"N 101°34'44"E ini melibatkan personel gabungan yang terdiri dari 1 anggota TNI dan 2 orang anggota masyarakat.

Dalam pelaksanaan patroli tersebut, Koptu Togi Sitorus menyampaikan beberapa pesan penting kepada masyarakat setempat. Beliau mengimbau agar masyarakat selalu waspada dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menyebabkan terjadinya Karhutla, terutama di musim kemarau yang rawan.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya Karhutla. Jangan membakar sampah sembarangan, dan segera laporkan jika melihat adanya potensi atau kejadian kebakaran," ujar Koptu Togi Sitorus di sela-sela kegiatan patroli.

Lebih lanjut, Koptu Togi Sitorus menekankan pentingnya sinergitas antara TNI, masyarakat, dan pihak terkait lainnya dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla. Beliau berharap dengan adanya patroli rutin dan kesadaran masyarakat yang tinggi, wilayah Perawang dapat terhindar dari bencana Karhutla.

"Kami akan terus melakukan patroli secara intensif untuk memantau kondisi di lapangan. Kami juga mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga wilayah kita dari bahaya Karhutla," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di wilayah Koramil 04/Perawang terpantau aman dan tidak ditemukan adanya titik api maupun asap. Namun demikian, kewaspadaan dan upaya pencegahan akan terus ditingkatkan demi menjaga lingkungan dan kesehatan masyarakat dari dampak buruk Karhutla.***

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index