Harga TBS Sawit Riau Kembali Turun, Plasma Rp3.796 dan Swadaya Rp3.733 per Kilogram

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39:40 WIB

Pekanbaru, Catatanriau.com — Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit produksi pekebun di Provinsi Riau kembali mengalami penurunan untuk periode 7–13 Oktober 2026.

Penurunan terjadi pada dua kelompok pekebun, yakni mitra plasma dan mitra swadaya. Pelemahan harga terutama dipengaruhi turunnya harga komoditas pembentuk TBS, yakni crude palm oil (CPO) dan kernel.

Untuk pekebun mitra plasma, harga TBS umur 9 tahun ditetapkan sebesar Rp3.796,85 per kilogram. Angka tersebut turun Rp115,43 per kilogram atau sekitar 2,95 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Sementara itu, harga TBS untuk pekebun mitra swadaya umur 9 tahun ditetapkan sebesar Rp3.733,74 per kilogram, turun Rp133,23 per kilogram atau sekitar 3,45 persen.

Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Defris Hatmaja, mengatakan penurunan harga TBS pada pekan ini terutama disebabkan melemahnya harga CPO dan kernel.

“Penurunan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor turunnya harga CPO dan kernel,” kata Defris, Selasa (6/10/2026).

Penetapan harga dilakukan melalui rapat Tim Penetapan Harga TBS Dinas Perkebunan Provinsi Riau pada Selasa, 6 Oktober 2026. Harga yang ditetapkan berlaku mulai Rabu, 7 Oktober hingga Selasa, 13 Oktober 2026.

Penetapan tersebut mengacu pada Permentan Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra serta Keputusan Dirjen Perkebunan Nomor 144/Kpts./PP.320/E/12/2025 tentang Pedoman Umum Pembelian TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra.

Harga TBS Mitra Plasma

Berdasarkan hasil kajian rendemen dari PPKS Medan yang digunakan tim, kelompok umur 9 tahun mengalami penurunan paling tinggi.

Harga TBS umur 9 tahun turun Rp115,43 menjadi Rp3.796,85 per kilogram. Dalam penetapan ini, indeks K berada di angka 93,93 persen, dengan BOTL 1,24 persen.

Harga CPO yang menjadi dasar perhitungan tercatat Rp15.095,65 per kilogram, sedangkan harga kernel Rp12.914,82 per kilogram.

Berikut harga TBS mitra plasma periode 7–13 Oktober 2026:

  • Umur 3 tahun: Rp2.924,12/kg
  • Umur 4 tahun: Rp3.316,68/kg
  • Umur 5 tahun: Rp3.515,78/kg
  • Umur 6 tahun: Rp3.669,30/kg
  • Umur 7 tahun: Rp3.748,27/kg
  • Umur 8 tahun: Rp3.792,62/kg
  • Umur 9 tahun: Rp3.796,85/kg
  • Umur 10–20 tahun: Rp3.776,39/kg
  • Umur 21 tahun: Rp3.716,83/kg
  • Umur 22 tahun: Rp3.659,70/kg
  • Umur 23 tahun: Rp3.598,73/kg
  • Umur 24 tahun: Rp3.531,88/kg
  • Umur 25 tahun: Rp3.456,73/kg
  • Umur 26 tahun: Rp3.411,15/kg
  • Umur 27 tahun: Rp3.365,36/kg
  • Umur 28 tahun: Rp3.320,79/kg
  • Umur 29 tahun: Rp3.303,78/kg
  • Umur 30 tahun: Rp3.289,60/kg

Tim juga mencatat adanya perusahaan yang tidak melakukan penjualan pada periode tersebut. Sesuai Pasal 16 Permentan Nomor 13 Tahun 2024, harga CPO dan kernel dalam kondisi tersebut menggunakan harga rata-rata tim.

Apabila masuk validasi kedua, harga mengacu pada harga rata-rata KPBN. Pada periode ini, harga rata-rata CPO KPBN tercatat Rp15.050 per kilogram, sedangkan kernel Rp12.903 per kilogram.

Harga TBS Mitra Swadaya

Untuk kelompok mitra swadaya, harga TBS umur 9 tahun ditetapkan sebesar Rp3.733,74 per kilogram, turun Rp133,23 per kilogram dari periode sebelumnya.

Penurunan tersebut menjadi yang tertinggi dalam kelompok umur TBS yang ditetapkan pada periode ini.

Dalam perhitungan harga TBS swadaya, indeks K tercatat 93,30 persen dengan BOTL 0,61 persen. Harga CPO yang digunakan mencapai Rp15.063,53 per kilogram, sedangkan harga kernel Rp13.573 per kilogram.

Harga TBS mitra swadaya periode 7–13 Oktober 2026 yakni:

  • Umur 3 tahun: Rp2.890,13/kg
  • Umur 4 tahun: Rp3.223,94/kg
  • Umur 5 tahun: Rp3.460,47/kg
  • Umur 6 tahun: Rp3.594,00/kg
  • Umur 7 tahun: Rp3.674,96/kg
  • Umur 8 tahun: Rp3.719,52/kg
  • Umur 9 tahun: Rp3.733,74/kg
  • Umur 10–20 tahun: Rp3.694,68/kg
  • Umur 21 tahun: Rp3.632,29/kg
  • Umur 22 tahun: Rp3.560,48/kg
  • Umur 23 tahun: Rp3.478,83/kg
  • Umur 24 tahun: Rp3.416,99/kg
  • Umur 25 tahun: Rp3.366,26/kg
  • Umur 26 tahun: Rp3.347,99/kg
  • Umur 27 tahun: Rp3.319,75/kg
  • Umur 28 tahun: Rp3.266,20/kg
  • Umur 29 tahun: Rp3.226,86/kg
  • Umur 30 tahun: Rp3.136,91/kg

Penurunan harga tersebut juga terlihat dari transaksi sejumlah perusahaan. PT Salim Ivomas Pratama Kayangan, misalnya, mencatat harga CPO turun dari Rp15.515 menjadi Rp15.058,33 per kilogram.

Sementara PT Inecda mencatat harga CPO turun dari Rp15.588 menjadi Rp15.082 per kilogram. Pada perusahaan yang sama, harga kernel juga turun dari Rp14.271 menjadi Rp13.573 per kilogram atau berkurang Rp698 per kilogram.

Tata Kelola Penetapan Harga Terus Diperbaiki

Defris mengatakan Dinas Perkebunan Riau bersama Tim Penetapan Harga TBS terus melakukan perbaikan tata kelola agar mekanisme penetapan harga berjalan sesuai regulasi.

Menurutnya, perbaikan tersebut juga ditujukan untuk menciptakan mekanisme yang berkeadilan bagi pekebun maupun perusahaan yang bermitra.

“Dalam penetapan harga TBS Provinsi Riau, Dinas Perkebunan Provinsi Riau dan Tim Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun selalu melakukan perbaikan tata kelola agar penetapan harga ini sesuai dengan regulasi dan berkeadilan untuk kedua belah pihak yang bermitra,” ujarnya.

Ia menambahkan, upaya perbaikan tata kelola tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau.

Dengan mekanisme penetapan harga yang semakin baik, pemerintah berharap harga TBS yang ditetapkan dapat memberikan kepastian bagi pekebun sekaligus mendorong peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.***

Terkini