Siak, Catatanriau.com – Prestasi membanggakan ditorehkan SDN 04 Minas Jaya dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Siak. Sekolah tersebut berhasil meraih Juara I Lomba Kompang Tingkat SD yang digelar Pemerintah Kecamatan Minas, Selasa (6/10/2026).
Kemenangan itu menjadi buah dari penampilan 12 siswa SDN 04 Minas Jaya yang terdiri dari siswa kelas V dan VI. Mereka dipercaya mewakili sekolah dalam perlombaan seni kompang yang diikuti pelajar tingkat SD se-Kecamatan Minas.
Lomba yang berlangsung di Gedung Batin Djaonang, Kantor Camat Minas, tersebut mengusung semangat pelestarian seni budaya Melayu sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut HUT Kabupaten Siak ke-27.
Berdasarkan sertifikat yang diterbitkan Pemerintah Kecamatan Minas, SDN 04 Minas Jaya tercatat sebagai Juara I Tingkat SD dalam Lomba Kompang yang diselenggarakan Kecamatan Minas dalam rangka HUT Kabupaten Siak ke-27 Tahun 2026 sebagai bentuk pelestarian seni budaya Melayu.

Kepala SDN 04 Minas Jaya, Rosniwati Syamsimar, M.Pd., mengaku bangga atas pencapaian yang diraih anak didiknya. Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan hanya soal mendapatkan juara, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi para siswa dalam mengenal dan melestarikan budaya daerah.
“Alhamdulillah, anak-anak SDN 04 Minas Jaya bisa meraih Juara I. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi sekolah dan juga bagi anak-anak yang sudah berlatih dan berusaha memberikan penampilan terbaik,” kata Rosniwati.
Ia menjelaskan, sebanyak 12 siswa kelas V dan VI diturunkan dalam perlombaan tersebut. Para siswa sebelumnya dipersiapkan untuk dapat tampil kompak dan percaya diri ketika membawakan seni kompang di hadapan dewan juri dan peserta lainnya.
Bagi Rosniwati, keterlibatan siswa dalam kegiatan budaya seperti ini memberikan banyak pelajaran. Selain mengenal seni tradisional Melayu, para siswa juga belajar mengenai kerja sama, kedisiplinan, kekompakan dan tanggung jawab.
“Kesan kami sangat positif. Anak-anak sangat antusias. Mereka mendapatkan pengalaman baru, belajar kompak, belajar disiplin dan tentunya semakin mengenal seni budaya Melayu,” ujarnya.
Menurutnya, prestasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada sebuah piala atau sertifikat. Ia ingin pengalaman tersebut menjadi langkah awal bagi para siswa untuk semakin mencintai kesenian tradisional daerah.
“Pesan kami, jangan hanya karena lomba. Mudah-mudahan anak-anak terus mencintai dan menjaga budaya Melayu. Karena kalau bukan generasi muda yang mengenalnya, siapa lagi yang akan meneruskan,” tutur Rosniwati.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kecamatan Minas yang telah menggelar perlombaan kompang dengan melibatkan pelajar.
Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan ruang kepada sekolah dan siswa untuk mengembangkan bakat sekaligus memperkenalkan seni budaya Melayu kepada generasi muda.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Minas yang sudah memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk tampil dan mengikuti lomba. Semoga kegiatan seperti ini terus ada dan semakin banyak sekolah yang ikut,” katanya.
Sementara itu, keberhasilan SDN 04 Minas Jaya meraih Juara I menjadi salah satu bukti bahwa pelestarian budaya dapat dilakukan melalui lingkungan sekolah. Anak-anak tidak hanya menjadi penonton, tetapi terlibat langsung dalam memainkan kesenian tradisional yang menjadi bagian dari identitas budaya Melayu.
Bagi 12 siswa SDN 04 Minas Jaya, tabuhan kompang hari itu akhirnya berbuah prestasi. Juara I bukan hanya menjadi penghargaan bagi sekolah, tetapi juga menjadi pengalaman yang diharapkan menumbuhkan kecintaan mereka terhadap seni budaya Melayu sejak bangku sekolah dasar.***