Rohul, Catatanriau.com — Musyawarah Daerah (Musda) VI DPD II Partai Golkar Kabupaten Rokan Hulu, Riau, menetapkan Evi Juliana sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Rokan Hulu periode 2026-2031. Evi terpilih secara aklamasi dalam Musda yang digelar di Hotel Sapadia Pasir Pengaraian, Sabtu (26/9/2026).
Terpilihnya Evi menandai berakhirnya kepemimpinan Sari Antoni yang sebelumnya memimpin Partai Golkar Rokan Hulu selama dua periode. Pergantian tersebut sekaligus menjadi awal konsolidasi kepengurusan baru untuk membawa Golkar menghadapi agenda politik dan pembangunan daerah ke depan.
Musda VI mengusung tema "Golkar Solid, Indonesia Maju, Rokan Hulu Sejahtera". Kegiatan tersebut dibuka Sekretaris DPD I Partai Golkar Riau, Suparman, dan dihadiri Bupati Rokan Hulu Anton, Kepala Diskominfo Suharman, jajaran pengurus DPD II, pimpinan kecamatan, kader, serta undangan lainnya.

Suparman dalam sambutannya mengapresiasi kontribusi Sari Antoni selama memimpin Partai Golkar Rokan Hulu. Menurut dia, pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi dan tidak boleh menjadi pemicu perpecahan di internal partai.
"Pergantian pengurus bukan untuk memisahkan roda organisasi, tetapi untuk memperkuat roda organisasi di tingkat kabupaten," ujar Suparman.
Ia meminta seluruh kader menerima hasil Musda dan kembali menyatukan langkah di bawah kepemimpinan yang baru.
"Jangan ada yang merasa ditinggalkan. Mari sama-sama kita bersatu untuk memajukan Partai Golkar ke depannya," katanya.
Sementara itu, Sari Antoni menyampaikan selamat kepada pengurus baru. Mantan Ketua DPD II Partai Golkar Rokan Hulu dua periode tersebut juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader, pengurus DPD, hingga Pimpinan Kecamatan (PK) yang telah memberikan dukungan selama dirinya memimpin.
Sari Antoni juga meminta maaf apabila selama menjalankan amanah sebagai ketua terdapat kesalahan maupun kekurangan.
"Saya tetap berada di bawah Pohon Beringin, dan berharap kepada pengurus yang baru bisa membawa Partai Golkar lebih maju ke depannya," ujar Sari.
Bupati Rokan Hulu Anton mengatakan, Musda tidak semata-mata menjadi forum pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, sekaligus merumuskan kontribusi partai bagi pembangunan daerah.
Anton berharap kepengurusan baru Partai Golkar mampu menjaga komunikasi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.
"Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu tentu membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat, termasuk partai politik," kata Anton.
Menurut Anton, partai politik memiliki peran penting dalam menyerap aspirasi masyarakat sekaligus ikut menjaga stabilitas demokrasi dan mendorong pembangunan daerah.
Ketua DPD II Partai Golkar Rokan Hulu terpilih, Evi Juliana, menegaskan siap menjalankan amanah yang diberikan kader. Ia berkomitmen memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat bawah dan memastikan Golkar tetap hadir di tengah masyarakat.
"Ini adalah amanah besar. Terima kasih atas kepercayaan seluruh kader. Mari kita tinggalkan perbedaan, satu komando, kita besarkan Partai Golkar. Golkar harus hadir dan bekerja untuk rakyat, Golkar harus menang," tegas Evi.
Musda VI DPD II Partai Golkar Rokan Hulu berlangsung aman dan kondusif. Dengan berakhirnya kepemimpinan Sari Antoni dan terpilihnya Evi Juliana secara aklamasi, perhatian kini tertuju pada konsolidasi internal serta langkah kepengurusan baru dalam menjalankan agenda Partai Golkar di Rokan Hulu hingga 2031.***