Dampak Psikologis Karhutla di Indragiri Hulu Bagi Anak, Serdik Sespimen 67 Polri dan Pemkab Laksanakan Trauma Healing

Jumat, 11 September 2026 | 18:14:50 WIB

Inhu, Catatanriau.com — Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tidak hanya merusak lingkungan dan mengganggu kesehatan fisik, namun juga memberikan dampak psikologis yang mendalam, terutama bagi anak-anak. Menyadari hal tersebut, Serdik Sespimen Polri Dikreg ke-67 Tahun Angkatan 2026 bersama Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu melaksanakan kegiatan trauma healing bagi anak-anak yang tinggal di wilayah terdampak asap kebakaran.

Keterangan yang disampaikan Kapolres Indragiri Hulu AKBP Eka Ariandy Putra, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas Polres Inhu Aiptu Misran, S.H.

Kegiatan dilaksanakan pada hari Jumat, 11/9/ 2026, di wilayah Desa Kuantan Babu, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, sebagai bagian dari rangkaian Kuliah Kerja Profesi Serdik Sespimen Polri di lingkungan Polres Inhu, Polda Riau.

Sepuluh orang Serdik Sespimen Polri hadir lengkap dalam kegiatan ini, yang dipimpin langsung oleh Serdik Kompol Alexander Putra. Turut hadir Kasat Binmas Polres Inhu AKP Johnson beserta tim, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Inhu Ibu Evy Irma Manurung beserta staf, serta Kepala Dinas Sosial Kabupaten Inhu Ibu Rika Varia Nora dan tim. Sasaran kegiatan adalah anak-anak Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) di Desa Kuantan Babu.

Dalam kegiatan tersebut, para Serdik bersama unsur pemerintah daerah memberikan pendampingan psikologis, bermain, dan berinteraksi secara hangat dengan anak-anak, guna membantu meringankan dampak psikologis akibat kepungan asap Karhutla yang berkepanjangan. Suasana yang hangat dan penuh keakraban diharapkan dapat membantu anak-anak kembali merasa tenang, aman, dan ceria.

"Kami menyadari bahwa dampak Karhutla tidak hanya pada kerusakan alam, tetapi juga menimbulkan kecemasan dan ketakutan, khususnya bagi anak-anak. Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak dapat kembali tersenyum, merasa aman, dan tumbuh dengan ceria meskipun berada di tengah situasi yang sulit," ungkap Kapolres melalui Kasi Humas.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergitas antara kepolisian dan pemerintah daerah dalam menangani dampak bencana secara menyeluruh, tidak hanya dari aspek pemadaman api, tetapi juga pemulihan mental dan sosial masyarakat, terutama generasi penerus bangsa.***

Terkini