Inhil, Catatanriau.com – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terpantau bervariasi pada Senin, 24 Agustus 2026. Berdasarkan hasil pemantauan harga eceran di Pasar Selodang Kelapa, sejumlah komoditas masih berada pada kisaran harga yang berbeda antar pedagang.
Pemantauan tersebut dilakukan oleh petugas pada pukul 08.00 hingga 10.00 WIB dengan mewawancarai pedagang terkait harga berbagai komoditas kebutuhan pokok. Data pemantauan tersebut disusun oleh kontributor M. Zain Catur Al Rasyid dan mendapat persetujuan Kepala Bidang Perdagangan, Hj. Salbiah, SE.
Untuk komoditas beras, beras medium tercatat Rp14.000 per kilogram, sedangkan beras premium berada pada kisaran Rp17.000 per kilogram. Sementara beras SPHP berada di harga Rp13.100 per kilogram dan beras indikasi geografis tercatat Rp18.000 per kilogram pada pedagang yang tersedia.
Pada komoditas cabai, pergerakan harga cukup mencolok. Cabai merah keriting berada pada kisaran Rp40.000 hingga Rp55.000 per kilogram. Sementara cabai rawit merah berada di kisaran Rp65.000 hingga Rp80.000 per kilogram.
Cabai rawit hijau juga berada pada kisaran Rp50.000 hingga Rp55.000 per kilogram. Adapun bawang merah tercatat antara Rp20.000 hingga Rp28.000 per kilogram.
Komoditas minyak goreng tercatat relatif seragam. Minyak goreng curah berada di harga Rp21.000 per liter, minyak goreng premium Rp23.000 per liter, sedangkan Minyakita tercatat Rp15.700 per liter pada seluruh pedagang yang dipantau.
Untuk gula pasir curah, harga tercatat Rp19.000 per kilogram, sedangkan gula pasir kemasan premium berada di angka Rp20.000 per kilogram.
Sementara tepung terigu curah berada di kisaran Rp11.000 hingga Rp12.000 per kilogram dan tepung premium Rp13.000 per kilogram. Daging ayam ras tercatat Rp50.000 hingga Rp55.000 per kilogram, sedangkan telur ayam ras berada di angka Rp26.000 per kilogram.
Pada komoditas daging sapi, paha belakang dan paha depan masing-masing tercatat Rp170.000 per kilogram pada pedagang yang menyediakan komoditas tersebut. Sandung lamur berada di angka Rp60.000 per kilogram, tetelan Rp70.000 per kilogram, sedangkan daging beku kerbau tercatat Rp94.000 per kilogram.
Untuk komoditas perikanan, ikan bandeng berada di harga Rp35.000 per kilogram, ikan kembung Rp45.000 per kilogram, sedangkan ikan tongkol berada pada kisaran Rp30.000 hingga Rp35.000 per kilogram.
Ikan teri asin tercatat Rp110.000 per kilogram, sedangkan udang segar berada di harga Rp70.000 per kilogram pada pedagang yang menyediakan komoditas tersebut.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKPP) Kabupaten Inhil melalui Kepala Bidang Perdagangan, Hj. Salbiah, SE, menegaskan pemantauan harga kebutuhan pokok dilakukan untuk mengetahui perkembangan harga di tingkat pedagang.
“Pemantauan harga kebutuhan pokok dilakukan secara rutin untuk mengetahui perkembangan harga di lapangan. Data ini menjadi bagian dari pemantauan terhadap kondisi harga kebutuhan masyarakat,” ujar Hj. Salbiah.
Ia mengatakan, hasil pemantauan juga menjadi bahan untuk melihat perubahan harga pada masing-masing komoditas, termasuk komoditas yang mengalami perbedaan harga antar pedagang.
“Kita terus melakukan pemantauan terhadap harga dan kondisi kebutuhan pokok di pasar. Dengan pemantauan secara berkala, perkembangan harga dapat diketahui dan menjadi bahan evaluasi,” katanya.
Selain komoditas utama, hasil pemantauan juga mencatat sejumlah kebutuhan lainnya, di antaranya bawang putih Rp30.000-Rp35.000 per kilogram, bawang bombay Rp25.000-Rp30.000 per kilogram, tomat Rp15.000 per kilogram, kentang Rp15.000-Rp16.000 per kilogram, kacang panjang Rp12.000 per kilogram, serta kangkung Rp15.000 per kilogram.
Data tersebut menunjukkan adanya variasi harga pada sejumlah komoditas, terutama cabai, bawang, tepung terigu dan daging ayam. Sementara beberapa komoditas seperti beras SPHP, Minyakita, gula dan telur ayam ras tercatat pada harga yang sama di tiga pedagang yang dipantau.***
Laporan : Supriadi