Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Koto Gasib Cek Kesiapan 1 Hektare Lahan Jagung Poktan Mekar Sari

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 09:50:29 WIB

SIAK, CATATANRIAU.COM – Jajaran Polsek Koto Gasib terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan dengan melakukan pendampingan dan pemantauan terhadap sektor pertanian masyarakat.

Kali ini, personel Polsek Koto Gasib melakukan pengecekan kesiapan lahan jagung pipil milik Kelompok Tani (Poktan) Mekar Sari di Kampung Pangkalan Pisang, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan Bhabinkamtibmas Kampung Seigemilang, M. Feri Kurniawan, S.H. Pengecekan dilakukan untuk mengetahui kondisi lahan sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi petani menjelang proses penanaman.

Kapolsek Koto Gasib Iptu Dwi Franata Tarigan, S.H., M.H., mengatakan pendampingan terhadap kelompok tani merupakan salah satu bentuk dukungan kepolisian terhadap program ketahanan pangan yang tengah dikembangkan di wilayah hukum Polsek Koto Gasib.

“Pendampingan kepada kelompok tani terus kita lakukan untuk memastikan kesiapan lahan sekaligus mengetahui kendala yang dihadapi petani. Kami berharap program ketahanan pangan ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Iptu Dwi Franata Tarigan.

Dari hasil pengecekan di lapangan, terdapat sekitar 1 hektare lahan jagung pipil yang telah disiapkan oleh Poktan Mekar Sari. Lahan tersebut telah dipersiapkan untuk penanaman, namun kondisi tanah masih cukup kering akibat kemarau panjang.

Kondisi tersebut membuat proses penanaman akan menyesuaikan dengan cuaca. Para petani masih menunggu curah hujan yang cukup untuk meningkatkan kelembapan tanah sehingga penanaman dapat dilakukan pada kondisi yang lebih mendukung.

Iptu Dwi Franata Tarigan menjelaskan, penanaman jagung pipil di lahan Poktan Mekar Sari direncanakan mulai dilakukan pada pertengahan Agustus 2026, dengan tetap memperhatikan kondisi tanah dan cuaca.

“Kita berharap curah hujan segera turun sehingga kondisi tanah menjadi lebih lembap dan proses penanaman dapat dilakukan sesuai rencana. Untuk perkembangan selanjutnya, anggota akan terus melakukan pemantauan dan pendampingan di lapangan,” katanya.

Selain memeriksa kondisi lahan, Bhabinkamtibmas juga berkomunikasi dengan kelompok tani untuk mengetahui kebutuhan serta kendala yang dihadapi petani. Komunikasi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun sinergi antara kepolisian dan masyarakat.

Menurut Kapolsek, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan persoalan keamanan dan ketertiban, tetapi juga dapat berperan dalam mendukung berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami ingin kehadiran anggota di tengah masyarakat benar-benar memberikan manfaat. Salah satunya melalui pendampingan sektor pertanian dan ikut mendukung terwujudnya ketahanan pangan di wilayah Koto Gasib,” tegasnya.

Dengan monitoring yang dilakukan secara berkala, kondisi lahan hingga perkembangan tanaman nantinya dapat diketahui lebih cepat. Jika ditemukan kendala, koordinasi dan upaya penyelesaian dapat dilakukan bersama antara petani dan pihak terkait.

Program penanaman jagung pipil di lahan Poktan Mekar Sari diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong produktivitas pertanian masyarakat di Kampung Pangkalan Pisang, Kecamatan Koto Gasib.***

Terkini