Luthfia Nur Alifa Persembahkan Emas untuk Dumai, Siap Harumkan Nama Riau di FLS3N Nasional 2026

Minggu, 26 Juli 2026 | 09:37:34 WIB

Dumai, Catatanriau.com — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Kota Dumai. Luthfia Nur Alifa, siswi SMA Negeri Binaan Khusus (Binsus) Kota Dumai, sukses meraih Juara I sekaligus Medali Emas pada cabang lomba Monolog dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026.

Keberhasilan tersebut mengantarkan Luthfia sebagai wakil tunggal Provinsi Riau pada cabang monolog untuk berlaga di tingkat nasional. Capaian ini menjadi sejarah tersendiri karena dalam beberapa tahun terakhir, Kota Dumai akhirnya kembali memiliki wakil pada cabang monolog di ajang FLS3N Nasional.

Prestasi Luthfia resmi ditetapkan melalui Surat Keputusan Dinas Pendidikan Provinsi Riau yang diterbitkan pada 22 Juli 2026.

Pada penampilannya di tingkat provinsi, Luthfia membawakan naskah monolog berjudul "Belang Dibalik Dinding" karya Aryani Winita Siregar di bawah arahan sutradara Friandra, S.Hum. Penampilannya mendapat apresiasi tinggi dari dewan juri berkat kekuatan vokal, penghayatan karakter, penguasaan emosi, serta penataan blocking panggung yang matang, hingga berhasil mengungguli peserta dari 12 kabupaten/kota se-Provinsi Riau.

Kesuksesan tersebut merupakan buah dari kerja keras yang dijalani selama lebih dari dua bulan. Luthfia menjalani latihan secara intensif, mulai dari pendalaman karakter, olah vokal, ekspresi, hingga penguasaan gestur di atas panggung. Selain itu, ia juga aktif mengikuti berbagai workshop monolog yang digelar Dewan Kesenian Dumai sebagai bagian dari pembinaan seni bagi generasi muda.

"Prestasi ini tentu bukan hanya milik saya, tetapi juga hasil kerja keras para pembimbing, dukungan sekolah, keluarga, dan semua pihak yang terus memberikan semangat selama proses latihan. Saya sangat bersyukur bisa dipercaya mewakili Riau di tingkat nasional," ujar Luthfia.

Ia mengaku akan memanfaatkan waktu persiapan yang tersisa untuk terus berlatih agar dapat memberikan penampilan terbaik saat mewakili Provinsi Riau.

"Saya ingin membuktikan bahwa pelajar dari Dumai juga mampu bersaing di tingkat nasional. Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Riau agar saya bisa memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama daerah," tambahnya.

Di balik keberhasilan tersebut, dukungan dari sekolah dan keluarga menjadi faktor penting. Pihak SMAN Binsus Dumai memberikan ruang latihan serta penyesuaian waktu belajar agar Luthfia dapat fokus mempersiapkan diri menghadapi kompetisi. Sementara itu, kedua orang tuanya terus memberikan motivasi dan pendampingan selama proses latihan.

Sutradara sekaligus pembimbing, Friandra, S.Hum, mengatakan keberhasilan Luthfia merupakan hasil dari proses panjang yang dijalani dengan penuh disiplin dan komitmen.

"Luthfia memiliki kemauan belajar yang tinggi. Selama latihan ia sangat disiplin, terbuka terhadap evaluasi, dan mampu mengembangkan karakter yang dimainkan dengan baik. Kami akan terus mempersiapkan penampilannya agar lebih maksimal saat tampil di tingkat nasional," ungkap Friandra.

Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Kota Dumai yang selama ini dikenal sebagai kota industri. Raihan medali emas tersebut membuktikan bahwa pelajar Dumai juga memiliki potensi besar di bidang seni pertunjukan dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama pihak sekolah pun berkomitmen memberikan dukungan lanjutan berupa pembinaan, pelatihan intensif, serta fasilitas yang dibutuhkan sebagai bekal Luthfia menghadapi Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional tingkat nasional.

Dengan semangat dan persiapan yang terus dimatangkan, masyarakat Riau kini menaruh harapan besar agar Luthfia Nur Alifa mampu kembali menorehkan prestasi dan membawa nama Provinsi Riau bersinar di panggung nasional.***

Terkini