Dumai, Catatanriau.com – Proyek pembangunan Spent Bleaching Earth (SBE) Plant milik PT Sari Dumai Sejati (PT SDS) mendapat dukungan dari masyarakat Kelurahan Lubuk Gaung, khususnya warga RT 05, RT 06, dan RT 07. Dukungan tersebut disampaikan tokoh masyarakat setempat, Syafrijal, yang menilai investasi tersebut telah berjalan sesuai aturan, memperhatikan aspek lingkungan, serta memberikan manfaat nyata bagi perekonomian warga sekitar.
Syafrijal mengatakan, keberadaan PT SDS selama ini telah memberikan dampak positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Menurutnya, berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) berjalan dengan baik, mulai dari peningkatan infrastruktur hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
"Program CSR perusahaan berjalan baik, seperti peningkatan infrastruktur jalan dan pemberdayaan ekonomi. Banyak warga kami yang bekerja di PT SDS," ujar Syafrijal saat ditemui awak media.
Ia menilai, pembangunan SBE Plant merupakan wujud keberlanjutan komitmen perusahaan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat sekitar. Karena itu, setiap investasi yang masuk ke daerah, kata dia, patut didukung selama memenuhi ketentuan hukum serta memperhatikan aspek lingkungan hidup.
Menurut Syafrijal, penilaian terkait ada atau tidaknya pelanggaran perizinan maupun dokumen lingkungan merupakan kewenangan instansi pemerintah melalui proses verifikasi resmi yang berlandaskan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Penilaian mengenai ada atau tidaknya pelanggaran perizinan maupun dokumen lingkungan adalah kewenangan instansi pemerintah melalui proses verifikasi resmi berdasarkan peraturan perundang-undangan. Kami melihat komitmen PT SDS dalam pengelolaan lingkungan sangat baik, terbukti dari evaluasi dan pemantauan berkala," jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa hasil pengukuran kualitas udara dan tingkat kebisingan sebelumnya masih berada dalam ambang batas yang ditetapkan regulator serta telah melalui mekanisme pemeriksaan oleh lembaga terkait.
Sementara itu, Humas PT SDS, Zulfahmi, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan masyarakat dan tokoh setempat terhadap proyek tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan dari warga RT 05, RT 06, dan RT 07 serta tokoh masyarakat Syafrijal. PT SDS berkomitmen penuh menjalankan proyek SBE Plant sesuai dengan seluruh regulasi perizinan dan standar lingkungan yang berlaku. Kami juga terus membuka ruang dialog dengan masyarakat dan para pemangku kepentingan guna memastikan proyek ini berjalan secara transparan dan berkelanjutan," ujar Zulfahmi.
Ia menambahkan, pembangunan SBE Plant merupakan bagian dari upaya hilirisasi industri yang sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan nilai tambah komoditas dalam negeri. Selain itu, proyek tersebut diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru serta memperkuat daya saing ekonomi daerah.
PT SDS sendiri sebelumnya telah meraih penghargaan dalam ajang Riau Downstream Project Challenge atas kontribusinya dalam pengembangan teknologi serta inovasi industri hilir yang berkelanjutan.
Syafrijal berharap berbagai polemik yang sempat berkembang dapat disikapi secara objektif dan berdasarkan fakta-fakta yang telah terverifikasi.
"Dengan komitmen terhadap regulasi, transparansi, dan keberlanjutan lingkungan, proyek SBE Plant PT SDS diharapkan dapat menjadi contoh pengembangan industri hilir yang tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi Kota Dumai, tetapi juga tetap memperhatikan aspek sosial dan kelestarian lingkungan," pungkasnya.***