Pemerintah Kampung Minas Barat dan LAN Siak Gencarkan Sosialisasi Bahaya Narkoba di Museum Suku Sakai

Rabu, 17 Juni 2026 | 13:45:56 WIB

Siak, Catatanriau.com – Pemerintah Kampung Minas Barat bekerja sama dengan Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kabupaten Siak menggelar kegiatan sosialisasi bahaya narkoba bagi masyarakat dan generasi muda. Kegiatan tersebut berlangsung di Museum Suku Sakai, Kampung Minas Barat, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua LAN Provinsi Riau Purn AKP Jailani, SH, Wakapolsek Minas AKP Martius Ashairi, SH, Anggota DPRD Kabupaten Siak Ridha Alwis dan Ridho Rizqi, perangkat kampung, tokoh masyarakat, serta peserta yang terdiri dari para siswa tingkat SMP dan SMA, para guru, ketua RK, ketua RT, kepala dusun, dan elemen masyarakat lainnya.

Sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar dan para orang tua, mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika serta langkah-langkah pencegahannya sejak dini.

Ketua LAN Kabupaten Siak, Amrizal, mengatakan bahwa kegiatan penyuluhan seperti ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan yang dilakukan organisasinya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap ancaman narkoba.

"Hari ini kita melaksanakan penyuluhan tentang bahaya narkoba, terutama kepada anak-anak dan juga memberikan pembekalan kepada para orang tua. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian edukasi yang terus kami lakukan di berbagai wilayah," ujarnya usai kegiatan.

Amrizal menjelaskan, selama empat tahun menjabat sebagai Ketua LAN Kabupaten Siak, pihaknya telah melaksanakan penyuluhan di 183 titik di Kabupaten Siak. Khusus di Kecamatan Minas, kegiatan di Kampung Minas Barat ini menjadi titik keempat setelah sebelumnya dilaksanakan di sejumlah sekolah, termasuk SMA Negeri 1 Minas, SMP, dan SMA di wilayah Mandiangin.

Menurutnya, peredaran dan penyalahgunaan narkoba saat ini sudah berada pada kondisi yang mengkhawatirkan sehingga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam upaya pencegahan.

"Kami mengajak masyarakat untuk menjadi penggiat anti narkoba. LAN fokus pada edukasi dan pencegahan. Sementara penindakan merupakan tugas aparat kepolisian. Tugas kami memberikan pemahaman tentang bahaya narkoba dan cara menghindarinya," jelasnya.

Ia menegaskan bahwa generasi muda merupakan aset bangsa yang harus dilindungi. Penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak masa depan anak-anak, tetapi juga menghancurkan harapan besar yang dititipkan orang tua kepada mereka.

"Anak-anak adalah harapan orang tua dan masa depan bangsa. Jika mereka dirusak oleh narkoba, maka harapan itu bisa hilang. Karena itu, mari bersama-sama menjaga lingkungan masing-masing, mulai dari keluarga, tetangga hingga tingkat RT, agar generasi muda tidak terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Amrizal juga mengungkapkan sejumlah tantangan yang dihadapi LAN Kabupaten Siak selama menjalankan program penyuluhan. Salah satu kendala utama adalah keterbatasan biaya operasional.

Menurutnya, selama ini kegiatan penyuluhan dilakukan secara mandiri tanpa dukungan sponsor maupun pengajuan proposal bantuan kepada perusahaan.

"Selama ini kami bergerak secara swadaya. Untuk kegiatan penyuluhan yang kami lakukan, belum pernah ada sponsor atau pembiayaan dari pihak manapun. Kendala terbesar tentu pada operasional dan transportasi," katanya.

Meski demikian, ia tetap berharap adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Siak. Salah satu gagasan yang tengah didorong adalah pengadaan ambulans gratis yang dapat dimanfaatkan masyarakat, termasuk untuk kebutuhan rehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba.

"Kami berharap ke depan ada pihak-pihak yang dapat membantu, baik pemerintah maupun perusahaan. Kami bercita-cita menghadirkan ambulans gratis yang bisa digunakan masyarakat untuk keperluan berobat maupun rehabilitasi tanpa biaya," ujarnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Penghulu Kampung Minas Barat, Riduan, menyampaikan apresiasi kepada LAN Kabupaten Siak dan LAN Provinsi Riau yang terus konsisten memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya narkoba.

Riduan menilai kegiatan tersebut sangat penting karena mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap ancaman narkotika yang dapat merusak masa depan generasi muda.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada LAN Kabupaten Siak dan Ketua LAN Provinsi Riau yang telah hadir langsung dalam kegiatan ini. Edukasi seperti ini sangat diperlukan agar masyarakat, khususnya para pelajar SMP dan SMA, memiliki pemahaman yang kuat tentang bahaya narkoba," ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kehadiran para guru, tokoh masyarakat, ketua RK, ketua RT, kepala dusun, dan seluruh peserta yang telah menunjukkan kepedulian terhadap upaya pencegahan narkoba di lingkungan Kampung Minas Barat.

"Pesan kami, jangan pernah mencoba narkoba dalam bentuk apa pun. Mari kita jaga keluarga, lingkungan, dan generasi muda dari pengaruh narkotika. Kampung Minas Barat harus menjadi kampung yang sehat, aman, dan bebas dari narkoba. Dengan kerja sama semua pihak, kami yakin cita-cita tersebut dapat terwujud," kata Riduan.

Kehadiran Ketua LAN Provinsi Riau Purn AKP Jailani, SH dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata organisasi dalam memperkuat gerakan pencegahan narkoba hingga ke tingkat kampung. Sinergi antara pemerintah kampung, LAN, aparat kepolisian, lembaga pendidikan, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih waspada terhadap ancaman penyalahgunaan narkotika.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias. Para siswa, guru, dan masyarakat yang hadir tampak aktif mengikuti materi serta sesi diskusi yang disampaikan narasumber. Diharapkan, melalui sosialisasi ini, kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba semakin meningkat sehingga dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif bagi generasi penerus bangsa.***

Terkini