Tanaman Jagung Pipil Tumbuh Subur, Polsek Minas Lakukan Monitoring di Kampung Mandiangin

Kamis, 11 Juni 2026 | 09:34:21 WIB

Siak, Catatanriau.com – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Minas melakukan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil di lahan tumpang sari milik Rita yang berada di Jalan Banjar Sebelas, Dusun Makkaib, Kampung Mandiangin, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.25 WIB tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Kampung Mandiangin, Aipda Andriansya Putra. Pengecekan dilakukan untuk memantau perkembangan tanaman jagung pipil yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Minas.

Lahan pertanian seluas kurang lebih satu hektare itu ditanami jagung pipil dengan sistem tumpang sari. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, usia tanaman jagung telah mencapai 35 hari setelah tanam. Kondisi tanaman secara umum terlihat tumbuh subur dengan daun berwarna hijau dan batang yang cukup besar.

Meski demikian, pertumbuhan tanaman belum merata. Tinggi tanaman bervariasi, mulai dari sekitar 20 sentimeter hingga mencapai 62 sentimeter. Untuk mengatasi kondisi tersebut, petani telah melakukan penanaman ulang atau penyisipan pada beberapa titik tanaman yang pertumbuhannya kurang optimal.

Kapolsek Minas Kompol Syahrizal mengatakan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap keberhasilan program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah.

"Kami terus melakukan pemantauan dan pendampingan terhadap lahan-lahan pertanian yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan. Dari hasil pengecekan, tanaman jagung pipil di lahan milik Ibu Rita tumbuh cukup baik dan subur, meskipun masih terdapat beberapa bagian yang pertumbuhannya belum merata. Kami berharap perawatan yang dilakukan dapat meningkatkan hasil panen nantinya," ujar Kompol Syahrizal.

Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan bahwa sejumlah langkah tindak lanjut telah direncanakan guna menjaga pertumbuhan tanaman tetap optimal. Di antaranya melakukan pembersihan gulma secara manual, mengantisipasi genangan air pada lahan, pemberian pupuk urea, serta penyemprotan herbisida untuk mengendalikan hama dan tanaman pengganggu.

"Melalui sinergi antara masyarakat dan kepolisian, kami berharap program ketahanan pangan dapat berjalan maksimal sehingga mampu mendukung ketersediaan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tambahnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar.***

Terkini