Lestarikan Budaya Melayu, Rahmat Pantun dan Sanggar Tepak Sirih Sambut Ketua DPD PDI Perjuangan Riau di Ujung Tanjung

Minggu, 17 Mei 2026 | 15:22:56 WIB

ROKAN HILIR (CR) – Nuansa budaya Melayu mewarnai penyambutan Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Riau yang juga Bupati Pelalawan, H. Zukri Misran, S.M., M.M., di Hotel Bit Ujung Tanjung, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Minggu (17/5).

Kedatangan Zukri Misran disambut langsung oleh seniman muda asal Tanah Putih Tanjung Melawan, Muhammad Sarbaini, yang dikenal dengan sapaan Rahmat Pantun. Sebagai Ketua Pendiri Lembaga Tepak Sirih Kabupaten Rokan Hilir, Rahmat Pantun memimpin prosesi penyambutan adat bersama anggota sanggar dengan penuh khidmat dan kearifan budaya lokal.

Penyambutan tersebut semakin semarak dengan penampilan Pencak Silat Tradisional 3 Bulan, salah satu warisan budaya khas Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan. Atraksi yang dibawakan para anggota Sanggar Lembaga Tepak Sirih itu memukau tamu undangan melalui gerakan yang dinamis, lincah, dan sarat makna penghormatan kepada tamu kehormatan.

Selain pertunjukan silat tradisional, suasana Melayu semakin terasa melalui tradisi berbalas pantun yang dipimpin langsung oleh Rahmat Pantun. Pantun-pantun yang disampaikan tidak hanya menghibur, tetapi juga mengandung pesan budaya dan nilai-nilai kearifan lokal yang kuat.

Muhammad Sarbaini mengatakan, keterlibatan Sanggar Lembaga Tepak Sirih dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen generasi muda dalam menjaga dan melestarikan budaya Melayu di tengah perkembangan zaman.

“Kami bersyukur anak-anak muda dari Sanggar Lembaga Tepak Sirih Tanah Putih Tanjung Melawan dapat tampil maksimal pada kegiatan ini. Tradisi penyambutan melalui Pencak Silat 3 Bulan dan berbalas pantun merupakan warisan budaya yang harus terus dijaga dan diperkenalkan kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Ia berharap kesenian daerah seperti Silat 3 Bulan dan tradisi lisan pantun terus mendapat ruang dalam berbagai kegiatan resmi maupun acara kemasyarakatan di Provinsi Riau.

Apresiasi juga datang dari sejumlah tamu dan rombongan yang hadir. Mereka menilai upaya pelestarian budaya yang dilakukan para penggiat seni di tingkat kecamatan patut mendapat dukungan agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi mendatang.***

Terkini