Santri Pondok Pesantren Al-Nizhom Isi Khutbah Jumat di Masjid Al Muttaqin Minas Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 13:21:42 WIB

Siak, Catatanriau.com – Tradisi khidmah atau pengabdian kepada masyarakat terus dijaga di lingkungan Pondok Pesantren Al-Nizhom. Salah satu bentuk pengabdian tersebut diwujudkan melalui keterlibatan santri dalam mengisi khutbah Jumat di tengah masyarakat.

Pada Jumat (8/5/2026), M. Ikrom, santri tingkat Aliyah dari Pondok Pesantren Al-Nizhom yang berlokasi di Jalan Perawang KM 09, Kampung Minas Timur, mendapat kesempatan menyampaikan khutbah Jumat di Masjid Al Muttaqin, Gudang Kampung Minas Timur, Kecamatan Minas.

Dalam khutbah bertema “Keranda Terakhir”, M. Ikrom mengajak jamaah untuk meningkatkan amal ibadah dan mempersiapkan bekal kehidupan akhirat tanpa melupakan nikmat yang telah diberikan Allah SWT di dunia.

Ia mengingatkan bahwa setiap manusia akan menghadapi kematian, sebuah waktu yang tidak dapat ditolak maupun ditunda.

“Selagi kita masih hidup, masih diberi napas, dan masih bisa melangkah ke masjid, maka perbaikilah amal saleh kita. Jangan menunggu sakit, jangan menunggu tua, dan jangan menunggu keranda datang menjemput,” pesannya di hadapan jamaah.

Suasana khutbah berlangsung khidmat. Jamaah yang hadir tampak antusias menyimak pesan-pesan yang disampaikan santri muda tersebut.

Usai menyampaikan khutbah, M. Ikrom mengaku bersyukur dan bangga mendapat kesempatan untuk berbagi ilmu dengan masyarakat.

“Ini pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Semoga saya bisa terus belajar dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan seperti ini menjadi salah satu bentuk pengabdian santri kepada masyarakat sekaligus sarana melatih kemampuan public speaking dan implementasi materi latihan khutbah yang dipelajari di pondok pesantren.

Pihak pondok berharap pengalaman tersebut dapat menjadi inspirasi bagi santri lainnya agar berani tampil di tengah masyarakat dan turut memberikan kontribusi positif melalui dakwah serta pengabdian sosial.

Pewarta: Afwan

Terkini