Pembunuhan Sadis Lansia di Rumbai Terungkap, Menantu Jadi Otak Pelaku, Motif Sakit Hati dan Ekonomi

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:42:38 WIB
Pembunuhan Sadis Lansia di Rumbai Terungkap, Menantu Jadi Otak Pelaku, Motif Sakit Hati dan Ekonomi, Minggu 3 Mei 2026

PEKANBARU,CATATAN RIAU.COM,:– Kasus pembunuhan tragis terhadap seorang lansia, Dumaris Deniwati Boru Sitio (60), yang ditemukan tewas di kediamannya di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, akhirnya berhasil diungkap aparat kepolisian. Dalam pengungkapan ini, empat orang ditetapkan sebagai tersangka, termasuk menantu korban berinisial AF yang diduga sebagai otak di balik aksi keji tersebut.

Kapolresta Pekanbaru, Kombespol Muharman Arta, SIK MH mengungkapkan bahwa motif utama pembunuhan dilatarbelakangi oleh konflik pribadi yang sudah berlangsung lama. 
Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku mengaku menyimpan rasa sakit hati karena sering dimarahi dan diperlakukan kasar oleh korban selama tinggal bersama.

Selain faktor emosional, penyidik juga menemukan adanya motif ekonomi yang memperkuat niat jahat para pelaku. Mereka diduga merencanakan pembunuhan tersebut untuk menguasai barang-barang berharga milik korban, sehingga kasus ini tidak hanya berkaitan dengan dendam pribadi, tetapi juga kepentingan materi.

Keterangan foto: Kombespol Muharman Arta, SIK MH

Polisi pun menjerat keempat tersangka dengan pasal berlapis, mulai dari pembunuhan berencana hingga pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Ancaman hukuman yang dihadapi para pelaku sangat berat, yakni pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara.

Pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja cepat aparat setelah melakukan penyelidikan intensif. Dalam kurun waktu 30 April hingga 1 Mei 2026, polisi berhasil meringkus para pelaku di lokasi berbeda. Dua tersangka, AF dan SL, ditangkap di wilayah Aceh Tengah, sementara dua lainnya, E alias I dan L, diamankan di Binjai.

Sebelumnya, korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan oleh suaminya, Salmon Mena, pada Rabu siang (29/4/2026). Saat ditemukan, korban tergeletak bersimbah darah di dalam rumah, memicu keprihatinan mendalam dari masyarakat sekitar.

Dari hasil analisis rekaman CCTV, terungkap kronologi kejadian yang cukup mengerikan. Para pelaku datang menggunakan mobil berwarna hitam dan masuk ke rumah korban secara bertahap. Awalnya, situasi tampak normal ketika korban membuka pintu dan sempat berinteraksi dengan para pelaku.

Namun, situasi berubah drastis ketika salah satu pelaku tiba-tiba memukul korban menggunakan kayu balok hingga terjatuh. Aksi brutal tersebut terekam jelas dalam CCTV dan menjadi bukti kuat dalam proses penyidikan. Saat ini, seluruh tersangka telah diamankan dan polisi masih terus mengembangkan kasus guna mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam kejahatan tersebut..****

Terkini