Paskah Sinodal GPIB 2026: Iman dan Aksi Nyata, Ratusan Warga Nikmati Layanan Kesehatan Gratis

Sabtu, 11 April 2026 | 20:27:56 WIB
Kegiatan Perayaan Paskah Sinodal GPIB tahun 2026 berlangsung penuh makna di Jemaat Anugerah Sorek Bajem Eben Haezer, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau, Hari pembukaan Sabtu 11 April 2026

PELALAWAN, CATATAN RIAU.COM,— Perayaan Paskah Sinodal Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat tahun 2026 berlangsung penuh makna di Jemaat Anugerah Sorek Bajem Eben Haezer, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau. Momentum ini tidak hanya diisi dengan ibadah, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata pelayanan kepada masyarakat.

Salah satu kegiatan utama dalam rangkaian Paskah tersebut adalah bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis yang dilaksanakan pada Sabtu pagi (11/4/2026) di Balai Desa Beringin Makmur. 
Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian gereja terhadap kesehatan masyarakat di wilayah tersebut.

Sekitar 90 warga tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Peserta tidak hanya berasal dari jemaat gereja, tetapi juga masyarakat umum yang ingin memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang disediakan panitia.

Berbagai layanan kesehatan diberikan, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, kadar kolesterol, asam urat, hingga gula darah. Selain itu, warga juga mendapatkan kesempatan untuk berkonsultasi langsung dengan tenaga medis terkait kondisi kesehatan mereka.

Salah seorang warga lanjut usia, Ibu Suwarni (73), mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Ia menyampaikan bahwa kondisi kesehatannya, khususnya kadar kolesterol, mengalami sedikit peningkatan pasca Lebaran, sambil berseloroh dengan logat Melayu yang hangat.

Pendeta Jessica Manabung menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Paskah Sinodal yang berlangsung selama dua hari. Ia juga menekankan bahwa kegiatan ini terwujud berkat kerja sama dengan Puskesmas Kerumutan serta dukungan penuh dari pemerintah desa.

Dokter Suci yang telah lama bertugas di wilayah tersebut menyampaikan bahwa mayoritas peserta adalah kalangan lansia yang memang membutuhkan perhatian kesehatan lebih. Ia juga memberikan edukasi penting tentang pola hidup sehat kepada warga.

Kepala Desa Zulfan Nasution menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara gereja, tenaga kesehatan, dan pemerintah desa. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga mempererat kebersamaan dan toleransi di tengah masyarakat.

Ketua Umum Majelis Sinode GPIB, Pdt Nitis Putrasana Harsono, MTh turut mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa gereja harus hadir secara nyata dalam kehidupan masyarakat melalui pelayanan yang menyentuh kebutuhan dasar.

Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat GPIB Anugerah Sorek, Frendly Sailatu, menegaskan bahwa Paskah bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi panggilan untuk menghadirkan kasih dalam tindakan nyata. Kegiatan ini pun menjadi bukti bahwa kebangkitan Kristus diwujudkan melalui pelayanan dan kepedulian kepada sesama.****

Terkini