Siak, Catatanriau.com – Upaya pencegahan dan pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak terus dilakukan di wilayah Kabupaten Siak. Pada Rabu (4/3/2026), Babinsa Koramil 03/Minas Kodim 0322/Siak, Pelda Benriyadi, melaksanakan pendampingan kegiatan sosialisasi dan monitoring penyebaran PMK di Kampung Lubuk Umbut, Kecamatan Sungai Mandau.
Kegiatan tersebut menyasar ternak sapi milik warga setempat dengan melibatkan satu personel TNI dan satu orang mantri hewan. Monitoring dilakukan langsung oleh tim PMK bersama tenaga medis hewan guna memastikan kondisi kesehatan ternak tetap terjaga.
Pelda Benriyadi mengatakan bahwa pendampingan ini merupakan bentuk dukungan TNI terhadap program pemerintah dalam mencegah meluasnya penyebaran PMK di wilayah binaan.
“Kami bersama tim turun langsung ke lapangan untuk memberikan sosialisasi kepada para peternak agar selalu menjaga kebersihan kandang dan memahami gejala-gejala yang ditimbulkan oleh virus PMK. Deteksi dini sangat penting untuk mencegah penularan,” ujar Pelda Benriyadi.
Dalam kegiatan tersebut, para pemilik sapi diberikan pemahaman tentang ciri-ciri hewan yang terindikasi PMK, seperti demam tinggi, lepuh pada mulut dan kuku, serta penurunan nafsu makan. Selain itu, peternak juga diimbau untuk segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan gejala mencurigakan pada ternaknya.
“Kami berharap para peternak lebih waspada dan proaktif. Kerja sama antara peternak, tenaga medis hewan, dan aparat sangat dibutuhkan agar penyebaran PMK dapat dicegah,” tambahnya.
Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung aman dan lancar. Monitoring dan sosialisasi berjalan dengan baik serta mendapat respons positif dari masyarakat setempat.
Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan kesehatan ternak sapi di Kampung Lubuk Umbut tetap terjaga dan potensi penyebaran PMK dapat diminimalisir.***