PELALAWAN,CATATAN RIAU.COM,:— Upaya pemulihan hutan di Riau memasuki babak baru. Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni, Ph.D bersama Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Faisal Malik Hendropriyono melakukan penanaman pohon simbolis dalam acara Launching Pemulihan/Reforestasi Kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Selasa (3/3/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Desa Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan ini turut dihadiri Kapolda Riau Irjen Pol Dr Herry Heryawan SIK MH MHum, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto ST MT, serta Bupati Pelalawan H Zukri Misran. Kehadiran para pejabat tinggi tersebut menegaskan komitmen kuat pemerintah dalam menyelamatkan kawasan konservasi yang menjadi paru-paru dunia itu.
Sebelum acara dimulai, Karo Ops Polda Riau Kombes Pol Ini Harianto SIK MM memimpin apel gabungan personel pengamanan. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya menjaga situasi tetap aman dan kondusif demi kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa reforestasi TNTN merupakan langkah strategis untuk mengembalikan fungsi ekologis kawasan yang selama ini mengalami tekanan akibat perambahan dan alih fungsi lahan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung pemulihan ekosistem secara berkelanjutan.
Sementara itu, Menteri Kehutanan Raja Juli Antony menegaskan komitmen pemerintah dalam menindak tegas praktik pembalakan liar yang merusak kawasan konservasi. Ia menyatakan bahwa tidak akan ada toleransi, baik terhadap individu maupun korporasi yang terbukti merusak hutan lindung dan taman nasional.

“Pemerintah tidak hanya fokus pada penertiban sawit ilegal di TNTN, tetapi juga menyiapkan bibit-bibit pohon untuk ditanam kembali di Tesso Nilo dan taman nasional lainnya. Pemulihan harus berjalan seiring dengan penegakan hukum,” tegasnya.
Acara tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat penting lainnya, seperti Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, Dirpamobvit Polda Riau Kombes Pol Suherman Zein SH MH, serta Dandim 0313/KPR Letkol Czi Satriady Prabowo. Sinergi lintas institusi ini menunjukkan keseriusan dalam menjaga dan memulihkan kawasan TNTN.

Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, sambutan pejabat daerah dan pusat, launching resmi program reforestasi, hingga penanaman pohon simbolis. Seluruh agenda berlangsung lancar dalam suasana tertib dan penuh semangat kebersamaan.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan semakin meningkat.
Pemulihan Taman Nasional Tesso Nilo diharapkan mampu mengembalikan fungsi hutan sebagai habitat satwa, penyangga kehidupan, serta warisan alam yang harus dijaga untuk generasi mendatang.****