Cahaya Ramadhan di Pendopo Rohul: Kala Ulama dan Yatim Bersatu dalam Pelukan Silaturahmi

Kamis, 12 Februari 2026 | 13:11:04 WIB

?Rohul, Catatanriau.com – Mentari pagi di pertengahan Februari 2026 terasa lebih teduh di Pendopo Rumah Dinas Bupati Rokan Hulu. Kamis (12/2), suasana hangat menyelimuti aula saat ratusan wajah penuh senyum berkumpul. Bukan sekadar agenda protokoler, hari itu adalah momen "pulang ke rumah" bagi para penjaga moral bangsa dan tunas harapan daerah dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H.

?Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, didampingi Ketua TP PKK Rohul, Ny. dr. Yenni Dwi Putri Anton, menggelar silaturahmi akbar bersama para Mubaligh, Mubaligoh, serta ratusan anak yatim dari 16 kecamatan se-Kabupaten Rokan Hulu.

Juga Hadir dalam kegiatan ini, Asisten 3 Edi Suherman, Kadis Kominfo Sutarman, Nst, Ketua Basnaz Rohul Ustadz Baihaqi Ad-dhuha, Lc,MH serta para Camat se Rokan Hulu. 
?
?Panggung utama menjadi saksi penyerahan santunan kepada 250 anak yatim dan bingkisan bagi 230 Mubaligh serta Mubaligoh. Namun, lebih dari sekadar materi, suasana haru memuncak saat Bupati Anton memberikan pesan yang menggetarkan hati para tamu undangan.
?Kepada para pendakwah, Bupati menyebut mereka sebagai sosok vital di balik ketenangan batin masyarakat Rohul.

?"Bapak dan Ibu adalah lentera umat. Tetaplah istiqamah menyampaikan dakwah dan membimbing umat dengan kesabaran. Ulama dan umara harus berjalan seiring demi kemaslahatan masyarakat," ujar Bupati Anton dengan nada penuh apresiasi.

?Tak lupa, perhatian khusus ia tujukan kepada anak-anak yatim yang hadir. Dengan nada kebapakan, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan selalu menjadi sandaran bagi mereka. "Kalian mungkin kehilangan sosok orang tua, tapi yakinlah, kalian tidak pernah kehilangan kasih sayang Allah. Kami hadir untuk memastikan kalian tetap tersenyum dan memiliki masa depan yang penuh harapan."
?
?Kehadiran perwakilan dari seluruh pelosok Rokan Hulu menunjukkan betapa kuatnya ikatan kekeluargaan di "Negeri Seribu Suluk" ini. Silaturahmi ini menjadi simbol bahwa pembangunan daerah tidak hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga pembangunan spiritual dan kepedulian sosial.

?Cenderamata dan "sagu hati" yang dibagikan hari itu diakui Bupati sebagai bentuk cinta dan komitmen nyata pemerintah agar para pejuang dakwah merasa dihargai dan anak-anak yatim merasa dipeluk oleh sistem.
?
?Sebagai penutup yang manis, acara tidak hanya diisi dengan seremoni, tetapi juga siraman rohani. Sebuah ceramah agama menjadi menu penutup untuk membekali wawasan para undangan dalam mempersiapkan diri menghadapi bulan penuh ampunan yang tinggal menghitung hari.

?Kegiatan ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat Rokan Hulu: bahwa Ramadhan bukan hanya soal menahan haus dan lapar, tapi soal mempererat tali persaudaraan dan berbagi kebahagiaan dengan mereka yang paling membutuhkan. (Kominfo/JK).***

Terkini