ITP2I Berdayakan Warga Padang Luas Lewat Tiga Program Inovatif

Rabu, 28 Januari 2026 | 18:32:14 WIB
ITP2I kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di Desa Padang Luas, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Selasa (27/1/2026).

PELALAWAN,CATATAN RIAU.COM,: — Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan Indonesia (ITP2I) kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat desa melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan di Desa Padang Luas, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Selasa (27/1/2026). Kegiatan ini melibatkan tiga kelompok PKM dengan fokus peningkatan kapasitas ekonomi, keterampilan digital, dan ketahanan pangan masyarakat desa.

Kelompok PKM pertama mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat Desa Padang Luas melalui Pelatihan Desain Promosi Digital Berbasis Canva dan AI untuk Produk Pupuk Organik dan Biopot.” Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mempromosikan produk unggulan desa secara digital agar lebih menarik dan profesional.

Kegiatan ini diketuai oleh Rohatul Qolby, S.Kom., M.Tr.Kom., didukung tim dosen lintas disiplin serta mahasiswa Teknik Industri ITP2I. Pelatihan berfokus pada strategi promosi digital dan praktik langsung penggunaan Canva serta kecerdasan buatan (AI), yang disambut antusias oleh peserta, khususnya ibu-ibu PKK Desa Padang Luas.

Sekretaris Desa Padang Luas, Armad Bagas, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat desa dalam meningkatkan nilai jual produk pupuk organik dan biopot. Ia berharap keterampilan yang diperoleh dapat mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Kelompok PKM kedua mengangkat tema “Pelatihan Teknologi Pembuatan Pot Tanaman Biodegradable Berbasis Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS).” Program ini memanfaatkan limbah perkebunan kelapa sawit menjadi produk ramah lingkungan bernilai ekonomi, sekaligus mendorong kewirausahaan berbasis potensi lokal.

Kegiatan yang diketuai Fadly Arsi, ST., MT. ini mendapat sambutan hangat dari ibu-ibu PKK. Peserta dibekali pengetahuan karakteristik TKKS, proses pengolahan, hingga praktik langsung pembuatan pot tanaman biodegradable. Ketua TP PKK Desa Padang Luas, Astri Frimanja Sari, menyatakan pelatihan ini sangat menarik dan mudah diterapkan di rumah sebagai peluang usaha.

Sementara itu, kelompok PKM ketiga berfokus pada diversifikasi pangan melalui pelatihan pemanfaatan jamur merang sebagai pengganti daging ayam dalam pembuatan dimsum. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan alternatif pangan sehat, terjangkau, dan berpotensi dikembangkan menjadi usaha UMKM.

Ketua tim PKM, Hesti Yulianti, STP., MSi., menjelaskan bahwa jamur merang memiliki nilai gizi tinggi dan peluang ekonomi yang menjanjikan. Pelatihan dilengkapi dengan praktik langsung, sehingga peserta dapat mengaplikasikannya secara mandiri sebagai produk usaha berbasis pangan nabati.

Sekretaris Desa Armad Bagas dan Ketua TP PKK Desa Padang Luas menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Mereka menilai inovasi pengolahan pangan lokal mampu meningkatkan daya saing UMKM desa serta membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Melalui tiga program PKM ini, ITP2I menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang aktif menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Sinergi ilmu pengetahuan, teknologi tepat guna, dan partisipasi warga diharapkan mampu mendorong terwujudnya desa yang mandiri, kreatif, dan berkelanjutan.****

Terkini