Pelalawan, Catatanriau.com, Sabtu (20/12/2025) – Badan Eksekutif Mahasiswa Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan Indonesia (BEM ITP2i) sukses melaksanakan kegiatan Gerakan Mahasiswa Menanam yang beraliansi dengan Ikatan Pelajar Mahasiswa Kecamatan Langgam (IPMKL) di Desa Segati. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus menumbuhkan kesadaran ekologis di tengah masyarakat desa.
Kegiatan Gerakan Mahasiswa Menanam tersebut melibatkan mahasiswa, pemuda desa, serta masyarakat setempat. Sebanyak 1.000 bibit pohon ditanam di sejumlah titik strategis di Desa Segati, dengan harapan mampu memberikan manfaat jangka panjang, baik dari aspek ekologis, sosial, maupun ekonomi bagi masyarakat.
Ketua BEM ITP2i, Adrian Ahmad Juanda, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen mahasiswa sebagai agen perubahan (agent of change). Menurutnya, mahasiswa tidak hanya berperan di ranah akademik, tetapi juga harus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan solusi atas persoalan lingkungan.
“Melalui gerakan menanam ini, kami ingin menanamkan kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kolektif,” ujar Adrian.
Pemerintah Desa (Pemdes) dan masyarakat Desa Segati memberikan respons yang sangat positif terhadap kegiatan tersebut. Dukungan luar biasa ditunjukkan melalui keterlibatan aktif masyarakat serta pelayanan yang terbuka kepada mahasiswa. Mereka juga berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjadi program berkesinambungan yang memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan kehidupan sosial masyarakat desa.
Sebagai Presiden Mahasiswa ITP2i, Adrian Ahmad Juanda turut menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Desa Segati, para pemuda, serta seluruh masyarakat yang telah merangkul dan berpartisipasi aktif dalam menyukseskan kegiatan Gerakan Mahasiswa Menanam ini.
Dengan terlaksananya kegiatan tersebut, BEM ITP2i menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi aktif dalam gerakan sosial dan lingkungan, sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat demi terciptanya lingkungan yang hijau, lestari, dan berkelanjutan.***
Laporan : Mutia