Silaturrahmi Akbar Marga Harahap Se-Kecamatan Tualang: 'Songon Siala Sampagul', Kekuatan Persaudaraan Yang Dipererat Kembali

Minggu, 16 November 2025 | 20:29:33 WIB

Siak, Catatanriau.com — Silaturrahmi akbar Perkumpulan Keluarga Marga Harahap (PKMH) dohot anak Boruna se-Kecamatan Tualang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan pada Ahad, 16 November 2025 atau bertepatan dengan 25 Jumadil Awwal 1447 H. Kegiatan ini digelar di kediaman Alwis Martua Harahap, Jalan Muslim KM 6 Perawang, dan dihadiri ratusan keturunan marga Harahap beserta anak boruna dari berbagai dusun dan kelurahan di Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ustadz Zulkifli Siregar selaku Pimpinan Ponpes Darul Muksinin Jannah sebagai bentuk dukungan terhadap organisasi ini.

Acara dimulai pukul 13.00 WIB selepas Dzuhur, diawali dengan Pengajian Akbar yang menjadi momen pemersatu sekaligus doa bersama agar seluruh keluarga besar Harahap diberi kesehatan, rezeki, dan kekuatan dalam menjaga tali persaudaraan.

Kegiatan ini dipandu oleh Ilman Saleh Harahap selaku Sekretaris PKMH, sehingga seluruh rangkaian acara dapat berlangsung dengan tertib, hangat, dan penuh kekeluargaan.

Setelah pengajian, suasana keakraban semakin terasa saat seluruh peserta mengikuti rangkaian silaturrahmi, diskusi bersama, hingga makan lemang dalam agenda “Mangan Lomang Bersama”, sebuah tradisi khas Mandailing yang sarat makna kebersamaan.

Tema Sarat Filosofi Mandailing

Silaturrahmi akbar ini mengusung tema berbahasa Mandailing:

"Songon siala sampagul, rap tu ginjang, rap tu toru, molo madabu rap margulu, Sa anak sa boru, Hita do sannari, Hita do accogot, Hita do haduan."

Tema ini mengandung nilai persatuan: saling menguatkan dalam suka maupun duka, tetap bersama dalam situasi apa pun, serta menjaga hubungan kekeluargaan agar tetap harmonis dan kokoh.

Sekretaris panitia, Anharuddin Harahap, menegaskan bahwa tema ini bukan sekadar slogan, melainkan bagian dari identitas kultural Mandailing yang harus terus dijaga.

“Silaturrahmi on tujuanna mambahen marga Harahap dohot anak boruna tambah kompak. Songon siala sampagul, rap tu ginjang rap tu toru,” ujar Anharuddin.

Tujuan Silaturrahmi PKMH

Dalam forum diskusi yang berlangsung akrab, beberapa tujuan utama pertemuan disampaikan, di antaranya:

  • Bincang-bincang/Temu ramah sesama marga Harahap dan anak boruna.
  • Peremajaan AD/ART pege-pege.
  • Mengumpulkan seluruh marga Harahap dan anak boruna di Kecamatan Tualang.

Menurut Anharuddin Harahap, PKMH diharapkan menjadi wadah sosial dan budaya yang terus hidup, terutama bagi generasi muda.

“Harapan kami, keluarga besar Harahap di Tualang lebih kompak, salaing membantu sesuai misi, disatukan oleh nilai-nilai Mandailing. Salaklak sasikkoru, sasanggar saria-ria, saanak boti saboru, suang namarsada ina. Itu semua menggambarkan pentingnya kebersamaan,” jelasnya.

Membangun Kebersamaan Menuju Masa Depan

Kegiatan silaturrahmi berlangsung hingga sore hari, dengan suasana kekeluargaan yang erat. Anak-anak, pemuda, orang tua, dan tokoh-tokoh Harahap hadir dan berbaur, menciptakan atmosfer persaudaraan yang hangat.

Menutup kegiatan, Anharuddin Harahap menyampaikan pesan bahwa keluarga besar Harahap di perantauan wajib menjaga kekompakan dan saling menopang satu sama lain.

“Hita do sannari, hita do accogot, hita do haduan. Kita yang hari ini berkumpul, adalah kekuatan untuk masa depan,” tutupnya.

Dengan terselenggaranya silaturrahmi akbar ini, PKMH se-Kecamatan Tualang semakin menegaskan tekad untuk menjaga nilai persaudaraan, memperkuat organisasi, dan terus merawat adat Mandailing yang penuh martabat.***

Terkini