Meranti, Catatanriau.com — Upaya memperluas jangkauan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kepulauan Meranti kembali menunjukkan hasil nyata. Dua dapur baru resmi beroperasi, yaitu Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bagan Melibur di bawah naungan Yayasan Bakti Rumah Pemuda di Kecamatan Merbau, serta Dapur SPPG Selatpanjang Timur di bawah naungan Yayasan Bumi Lancang Bergizi di Kecamatan Tebing Tinggi.
Peluncuran dua dapur ini menjadi langkah penting dalam memperluas cakupan penerima manfaat MBG di wilayah pesisir Meranti. Total penerima manfaat dari kedua dapur baru tersebut mencapai 2.044 orang, terdiri atas 1.007 penerima manfaat di Dapur Bagan Melibur dan 1.037 penerima manfaat di Dapur Selatpanjang Timur.

Di Selatpanjang Timur, Kepala SPPG Alvin Fitrihady menjelaskan bahwa launching perdana dilaksanakan di SDN 7 Tebing Tinggi, dan turut dibuka secara resmi oleh Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar.
Sementara itu, di Kecamatan Merbau, Kepala SPPG Wan Arash dari Dapur Bagan Melibur menyampaikan bahwa kegiatan peluncuran program dilaksanakan di SMAN 1 Teluk Belitung dengan dukungan penuh dari masyarakat setempat.
Dengan beroperasinya dua dapur baru tersebut, kini Kabupaten Kepulauan Meranti telah memiliki lima dapur SPPG aktif yang tersebar di tiga kecamatan, yaitu Tebing Tinggi, Merbau, dan Rangsang Barat. Secara keseluruhan, Program MBG di Meranti telah menjangkau 6.981 penerima manfaat dari berbagai jenjang pendidikan serta kelompok B3 (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita).
Koordinator Wilayah BGN Kepulauan Meranti, Suryani, menyampaikan bahwa perluasan dapur SPPG menjadi bukti nyata komitmen pemerintah bersama yayasan mitra dalam memastikan anak-anak di daerah pesisir memperoleh akses gizi yang memadai.
“Setiap anak berhak mendapatkan kesempatan belajar dalam kondisi sehat dan bertenaga. Melalui Program MBG, kita ingin memastikan bahwa gizi bukan lagi hambatan bagi anak-anak Meranti untuk meraih prestasi,” ujar Suryani.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, memberikan apresiasi atas kolaborasi lintas pihak dalam memperluas jangkauan program tersebut. Ia menegaskan bahwa Program MBG bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia.
“Program Makan Bergizi Gratis adalah ikhtiar bersama untuk memastikan tidak ada lagi anak yang belajar dalam kondisi lapar atau kekurangan gizi. Ini bukan hanya pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga bagian dari upaya mencetak generasi unggul yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi,” ungkap Bupati Asmar.
Dengan semangat kolaborasi dan komitmen bersama, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap Program MBG dapat terus diperluas hingga menjangkau seluruh kecamatan, menuju terwujudnya Meranti yang sehat, produktif, dan berdaya saing.***
Laporan : Dwiki