Pekanbaru, Catatanriau.com — Masa kepemimpinan Presiden Mahasiswa (Presma) dan Wakil Presiden Mahasiswa (Wapresma) Universitas Awal Bros resmi berakhir. Dalam momentum purna tugas tersebut, dilakukan pula penetapan Penanggung Jawab (PJ) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Awal Bros yang kini diamanahkan kepada Nandara Faza Satyva.
Dalam sambutannya, Presiden Mahasiswa periode 2024–2025, Leo Arrdy Gusnadi, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan seluruh pihak selama masa kepemimpinannya.
“Tepat hari ini, kami menuntaskan satu babak penting dalam hidup kami: purna tugas sebagai Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa masa periode 2024–2025. Telah kurang lebih setahun lamanya kita berjalan bersama. Ada tawa dalam setiap keberhasilan yang kita raih, ada peluh dalam setiap proses perjuangan dan advokasi yang kita hadapi,” ujar Leo.
Leo juga menyampaikan apresiasi kepada pihak rektorat, dosen, civitas akademika, serta seluruh mahasiswa Universitas Awal Bros.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Rektorat, Dosen, Civitas Akademik maupun Non Akademik, seluruh jajaran pengurus, dan terutama seluruh mahasiswa Awal Bros. Tanpa dukungan, kritik, dan semangat kalian, amanah ini tak akan pernah bisa terlaksana,” ucapnya.
Meski diakui belum semua janji dapat terealisasi, Leo menegaskan bahwa setiap langkah yang diambil didasari niat tulus untuk kemajuan kampus.
“Mungkin tidak semua janji berhasil kami wujudkan, namun percayalah, setiap keputusan yang kami ambil didasari oleh niat tulus untuk membuat kampus ini menjadi tempat yang lebih baik, lebih progresif, dan lebih aspiratif,” lanjutnya.
Dalam kesempatan itu, Leo juga menitipkan pesan khusus kepada PJ BEM terpilih, Nandara Faza Satyva, agar melanjutkan perjuangan dengan semangat yang lebih besar.
“Perjuangan tidak pernah berakhir. Setelah ini, saya akan ikut mengawal BEM Universitas Awal Bros menuju masa depan yang lebih cerah. Kepada penanggung jawab sementara, saya titipkan Kabinet Cakra Sahitya ini. Teruslah bergerak, teruslah bersuara, dan jangan pernah lelah mencintai almamater kita,” tegasnya.
Leo menutup sambutannya dengan pesan reflektif bahwa setiap pergantian kepemimpinan adalah bagian dari proses regenerasi.
“Mundur satu langkah bukan berarti menyerah, tapi memberi ruang bagi yang lain untuk berlari lebih kencang,” tutup Leo.
Sementara itu, Nandara Faza Satyva yang kini dipercaya sebagai Penanggung Jawab BEM Universitas Awal Bros, menyampaikan apresiasi dan komitmennya untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan dengan penuh tanggung jawab.
“Dengan penuh rasa syukur dan kerendahan hati, saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Presiden Mahasiswa, Saudara Leo Arrdy Gusnadi, dan Wakil Presiden Mahasiswa, Saudari Yuliana Safitri, atas kepercayaan besar yang telah dilimpahkan. Penunjukan ini merupakan amanah kehormatan sekaligus tanggung jawab moral yang sangat disadari urgensinya,” ujar Nandara.
Ia menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan merupakan bentuk pengakuan atas komitmen yang harus dijaga dengan integritas dan profesionalisme.
“Kepercayaan ini adalah pengakuan atas komitmen dan potensi yang akan saya jaga dengan integritas, profesionalisme, serta dedikasi tanpa batas,” tegasnya.
Sebagai Penanggung Jawab, Nandara berkomitmen memimpin dengan ketegasan dan kebijaksanaan agar setiap program kerja dapat memberikan dampak nyata bagi mahasiswa.
“Kami berkomitmen untuk menjadi mitra strategis kepemimpinan, menyuguhkan inisiatif yang inovatif, serta menjunjung tinggi akuntabilitas dan transparansi dalam setiap keputusan dan pelaksanaannya,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Nandara menyampaikan harapan agar kepemimpinan baru ini menjadi momentum kebangkitan organisasi mahasiswa Universitas Awal Bros.
“Semoga kolaborasi ini dapat menghasilkan prestasi gemilang dan membawa organisasi kita mencapai puncak kejayaan. Kami siap bekerja keras, berjuang, dan mengukir kontribusi terbaik demi mewujudkan cita-cita bersama,” tutup Nandara.***
Laporan: Fitriana