PHR, UMRI dan Pemerintah Kampung Minas Barat Gelar Pelatihan Budidaya Lele, Serahkan 10 Ribu Bibit Ikan

Sabtu, 16 Agustus 2025 | 12:08:14 WIB

Siak, Catatanriau.com – Program Community Involvement Development (CID) PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan kembali menggulirkan dukungannya terhadap ketahanan pangan masyarakat. Kali ini, Sabtu (16/08/2025), fokus kegiatan dilakukan di Kampung Minas Barat melalui penyerahan secara simbolis 10 ribu bibit ikan lele, pelepasan bibit ke kolam, hingga bimbingan teknis perawatan dan pemasaran hasil panen nantinya.

Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara PHR, Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), serta Pemerintah Kampung Minas Barat. Hadir dalam acara itu di antaranya Camat Minas Nurfa Octalita SE, Pj Penghulu Kampung Minas Barat Ayang Bahari, Danramil 03/Minas yang diwakili Kopda AKP Hutagalung, Kapolsek Minas diwakili Kanit Intelkam AKP Suwondo, Perwakilan PHR Muhammad Wildan, serta Prasetya selaku LPPM UMRI sekaligus Dekan FMIPA-Kes.

Turut serta pula Ketua Bathin Limo Bomban Mineh H Muhammad Bungsu Dj, kelompok petani-peternak ikan yang tergabung dalam Pokdakan Sakai Abadi, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari UMRI dan Universitas Islam Negeri (UIN).

Dalam sambutannya, Prasetya menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berhenti pada penyerahan bibit semata, tetapi juga menjadi ajang kemitraan dan kolaborasi lintas sektor.

“Harapannya Minas Barat bisa menjadi ikon kampung percontohan di Kabupaten Siak, baik dari segi sumber daya manusia maupun pengembangan ekonomi masyarakatnya. Bantuan PHR berupa bibit, pakan, keramba, mesin pompa, hingga pelatihan ini diharapkan tidak hanya menjadi program seremonial, tetapi benar-benar berdampak nyata bagi warga,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Minas, Nurfa Octalita SE, mengingatkan agar masyarakat penerima manfaat dapat menjaga dan mengembangkan bantuan tersebut secara berkelanjutan.

“Ini bukan bantuan yang hanya seremonial. Jangan sampai hanya diterima lalu selesai. Mari kita jadikan program ini sebagai peluang untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, bahkan bisa menjadi pemasok ikan lele untuk program makanan bergizi bagi anak sekolah di wilayah Minas,” tegasnya.

Senada dengan itu, Pj Penghulu Kampung Minas Barat, Ayang Bahari, menyampaikan apresiasinya atas kepedulian PHR dan UMRI. Ia menegaskan bahwa bantuan yang diberikan ini sudah terintegrasi mulai dari bibit, pakan, hingga keramba, sehingga masyarakat hanya perlu fokus pada perawatan dan pengembangan.

“Kami tidak mau ada alasan kekurangan biaya. Semua sudah disiapkan. Tinggal bagaimana masyarakat merawat hingga berhasil panen. Jangan sampai program berhenti di tengah jalan, karena ini bisa menjadi contoh nyata bagi masyarakat lain,” katanya.

Dari pihak perusahaan, Perwakilan PHR Muhammad Wildan menekankan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen pemberdayaan masyarakat, khususnya Suku Sakai di Kebatinan Lima Minas.

“Kami berharap program ini berjalan sukses dan berkelanjutan. PHR akan terus melakukan supervisi dan pendampingan agar masyarakat benar-benar bisa merasakan manfaat dari program ini,” ujarnya.

Dengan penuh semangat, pelepasan bibit lele pun dilakukan secara simbolis ke kolam budidaya oleh perwakilan tamu undangan. Harapannya, program ini tidak hanya meningkatkan ketahanan pangan tetapi juga menjadi penopang ekonomi baru bagi masyarakat Kampung Minas Barat.***

Terkini