Siak, Catatanriau.com — Suasana lapangan voli di Kilometer 7, Kampung Minas Timur, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau, Rabu malam (13/08/2025) benar-benar pecah oleh riuh tepuk tangan dan sorak-sorai penonton. Turnamen bola voli dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia resmi ditutup oleh Penghulu Kampung Minas Timur, Samsul Anuar, setelah melewati pertarungan seru dari total 22 tim — terdiri dari 13 tim putra dan 9 tim putri.

Dalam wawancara di ruang kerjanya pada Kamis pagi (14/08/2025), Samsul Anuar menceritakan kemeriahan sekaligus kebanggaannya atas terselenggaranya ajang ini.
“Tadi malam, saya menutup turnamen voli putra dan putri yang sudah berlangsung beberapa hari terakhir. Semua tim berasal dari RT dan RW yang ada di Kampung Minas Timur. Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar dan meriah,” ujarnya.
Daftar Juara Turnamen
Kategori Putra
- Juara 1: Tim Bukit Indah
- Juara 2: Tim Kilometer 10 Minas Timur
- Juara 3: Tim Kilometer 7 Minas Timur
Kategori Putri
- Juara 1: Tim Kilometer 7 Minas Timur
- Juara 2: Tim Kilometer 10 Minas Timur
- Juara 3: Tim Kilometer 9 Minas Timur
Samsul menjelaskan, turnamen bola voli tahun ini dipusatkan di lapangan voli Kilometer 7 Minas Timur dengan penyelenggaraan di bawah koordinasi pemuda dan karang taruna setempat. Selain voli, rangkaian HUT RI juga dimeriahkan dengan turnamen sepak bola dan domino yang masih berlangsung.

“Kegiatan ini rutin kita laksanakan setiap tahun. Tahun ini tuan rumahnya di Kilometer 7, tahun depan akan digilir ke lokasi lain, seperti tahun sebelumnya yang diadakan di Kampung Jawa,” terang Samsul.
Selain untuk memeriahkan kemerdekaan, turnamen ini memiliki tujuan yang lebih dalam — mempererat tali silaturahmi antarwarga, terutama generasi muda.
“Harapan saya, kegiatan seperti ini bisa membuat pemuda-pemudi lebih memahami makna kemerdekaan. Bukan sekadar lomba, tapi juga ajang kebersamaan,” tambahnya.
Pendanaan kegiatan ini bersumber dari anggaran desa serta dukungan proposal yang diajukan ke masyarakat. Dengan dukungan tersebut, pemerintah kampung optimistis bisa terus menjaga tradisi turnamen tahunan ini.
“Insya Allah tahun depan kita adakan lagi, lebih meriah dan lebih banyak peserta. Semangat kemerdekaan harus terus hidup di hati masyarakat Minas Timur.” Tutup Samsul Anuar dengan optimisme.***