Normalisasi Sungai Batang Lubuh, Pemkab Rokan Hulu Serius Tekan Risiko Banjir

Senin, 11 Agustus 2025 | 11:44:19 WIB

Rohul, Catatanriau.com – Upaya mengembalikan fungsi penampung Sungai Batang Lubuh agar lebih dalam dan lancar terus dikebut Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), program normalisasi kini tengah berjalan di sepanjang 500 meter pada titik yang dinilai rawan banjir saat musim hujan.

Plt. Kepala Dinas PUPR H. Zulfikri, melalui Kepala Bidang Perairan Wasino, menjelaskan bahwa normalisasi ini memiliki dua tujuan utama, yakni memperdalam badan sungai untuk memperlancar aliran air, sekaligus mengoptimalkan perannya sebagai pengendali banjir.

“Lokasi ini termasuk titik rawan banjir. Dengan normalisasi, kita berharap air tidak lagi meluap ketika curah hujan tinggi,," ujar Wasino kepada awak media, Senin (11/8/2025), di ruang kerjanya.

Proyek ini dikerjakan secara swakelola menggunakan anggaran APBD Murni Kabupaten Rokan Hulu tahun 2025 sebesar Rp300 juta. Menurut Wasino, progres di lapangan sudah berjalan selama satu minggu, dan hingga kini pekerjaan berlangsung lancar tanpa kendala berarti.

“Hingga saat ini semua sesuai rencana. Target kita, pekerjaan selesai tepat waktu sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” tambahnya.

Pengerjaan dilakukan dengan alat berat jenis ekskavator untuk mengeruk material endapan di dasar sungai. Langkah ini diharapkan mampu memperbesar kapasitas tampung Sungai Batang Lubuh, memperlancar arus air, serta mengurangi risiko luapan yang selama ini kerap mengganggu aktivitas warga, khususnya di daerah pemukiman rendah.

Warga yang bermukim di bantaran sungai menyambut baik langkah pemerintah tersebut. Salah seorang warga menuturkan,

“Kami berterima kasih kepada pemerintah daerah, khususnya PUPR. Selama ini kalau hujan deras, air cepat naik. Mudah-mudahan setelah dinormalisasi, banjir bisa berkurang.” katanya.

Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu juga menegaskan akan melakukan pemantauan dan evaluasi pasca-pengerjaan normalisasi. Perawatan berkala akan menjadi prioritas agar kondisi sungai tetap terjaga dan potensi banjir semakin minim.

Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen Pemkab Rokan Hulu dalam meningkatkan infrastruktur pengendalian banjir, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, terutama mereka yang tinggal di kawasan rawan genangan.***

Terkini