Siak, Catatanriau.com — Suasana hangat dan penuh semangat menyelimuti Balai Desa Kota Ringin, Kecamatan Mempura, saat dilaksanakannya acara Serah Terima Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAI Sulthan Syarif Hasyim (SUSHA) Siak Angkatan XIX Tahun 2025. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu pagi (02/07/2025) pukul 08.30 hingga 10.30 WIB ini menjadi momen penting yang menandai dimulainya masa pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.
Sebanyak 11 mahasiswa peserta KKN resmi diterima oleh pihak desa setelah tiba di lokasi sejak pukul 08.00 WIB. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Kepala Desa Harun Z., S.E., perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang antusias menyambut para generasi muda harapan bangsa.
Acara diawali dengan sambutan dari Ketua Kelompok KKN, Riyan Azhari, yang memperkenalkan rekan-rekannya serta memaparkan sejumlah program kerja yang akan dijalankan selama dua bulan ke depan. Program tersebut meliputi kegiatan keagamaan, penyuluhan kesehatan, pendampingan belajar anak-anak, hingga pelatihan ekonomi kreatif berbasis desa.
Selanjutnya, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Bapak Jum Harroni, S.Sos., M.E., memberikan pengarahan kepada mahasiswa. Ia berpesan agar para peserta senantiasa menjaga etika, menjunjung tinggi nilai akademik, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
“Tugas kalian tidak hanya mengabdi, tapi juga menyerap nilai-nilai kehidupan masyarakat sebagai bekal membentuk karakter,” ujarnya tegas.
Kepala Desa Kota Ringin, Harun Z., S.E., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kedatangan mahasiswa KKN di desanya.
“Kami menyambut adik-adik mahasiswa seperti keluarga sendiri. Semoga kehadiran kalian bisa membawa warna baru dan manfaat bagi warga kami,” ucapnya.
Ia juga mengimbau agar para mahasiswa menjaga keamanan, menghormati adat istiadat, dan aktif menjalin komunikasi dengan masyarakat.
Puncak acara ditandai dengan prosesi penyerahan simbolis mahasiswa KKN dari pihak kampus kepada Pemerintah Desa. Serah terima dilakukan melalui penandatanganan berita acara serta penyerahan rompi KKN kepada Kepala Desa sebagai tanda resmi dimulainya masa pengabdian.
Acara ditutup dengan pembacaan doa dan sesi foto bersama yang diikuti seluruh peserta dan tamu undangan. Usai kegiatan, mahasiswa kembali ke Posko KKN untuk menyusun struktur kegiatan dan memfinalisasi program kerja bersama DPL sebagai panduan dalam 60 hari masa pengabdian di Desa Kota Ringin.***
Laporan : Tiyna