Babinsa Koramil 04/Perawang Laksanakan Patroli Karhutla di Kuala Gasib, Titik Api Nihil

Senin, 23 Juni 2025 | 11:53:22 WIB

Siak, Catatanriau.com — Dalam upaya pencegahan dini kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Babinsa Koramil 04/Perawang Kodim 0322/Siak, Sertu Sahidin, melaksanakan patroli bersama masyarakat di wilayah rawan kebakaran tepatnya di RT 01/RW 02, Kampung Kuala Gasib, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, pada Senin, 23 Juni 2025.

Patroli yang berlangsung sejak pagi ini difokuskan pada titik koordinat 0,5766"N 101,8161"E. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah aktif TNI di wilayah binaan guna mendeteksi secara dini potensi terjadinya kebakaran di musim kemarau.

Dalam patroli ini, Sertu Sahidin tidak sendiri. Ia didampingi oleh dua orang masyarakat setempat yang tergabung dalam tim patroli gabungan. Hasil pengecekan menunjukkan tidak ditemukan adanya titik api maupun asap, yang menandakan situasi di lapangan masih dalam kondisi aman dan terkendali.

Kepada awak media, Sertu Sahidin menyampaikan pentingnya kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar dari bahaya kebakaran hutan dan lahan.

“Alhamdulillah, hingga patroli hari ini tidak ditemukan titik api. Namun kita tidak boleh lengah. Saya terus mengajak masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Sekali api menyala, dampaknya bisa besar dan sulit dikendalikan,” tegasnya.

Babinsa juga mengimbau warga untuk segera melapor jika menemukan tanda-tanda kebakaran, seperti munculnya asap atau bau hangus dari semak dan lahan kering.

“Peran aktif warga sangat penting. Jika melihat ada potensi kebakaran, segera laporkan ke kami atau perangkat kampung. Jangan tunggu sampai api membesar,” ujarnya lagi.

Selain patroli fisik, kegiatan ini juga menjadi sarana komunikasi sosial antara Babinsa dan masyarakat, untuk memperkuat koordinasi serta meningkatkan kesadaran kolektif terhadap bahaya Karhutla.

Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan wilayah Kecamatan Koto Gasib khususnya Kampung Kuala Gasib dapat terus terbebas dari ancaman Karhutla demi kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.***

Terkini