Babinsa Koramil 04/Perawang Bersama Tim URC Laksanakan Surveilance PMK di Koto Gasib.

Senin, 23 Juni 2025 | 11:50:52 WIB

Siak, Catatanriau.com — Sebagai langkah antisipatif dalam mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, Babinsa Koramil 04/Perawang Kodim 0322/Siak melaksanakan kegiatan surveilance bersama Tim Unit Reaksi Cepat (URC) pada Senin, 23 Juni 2025, di Kampung Buatan Dua, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Provinsi Riau.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.37 WIB tersebut dipimpin oleh Pelda Syafri sebagai petugas lapangan dari TNI AD. Surveilance PMK ini menyasar salah satu peternak warga setempat atas nama Waras, 48 tahun, yang beralamat di Dusun Batin Pandan RT 016 / RK 005, Kampung Buatan Dua.

Menurut laporan di lapangan, hasil pemeriksaan terhadap hewan ternak sapi milik warga tidak ditemukan indikasi atau gejala yang mengarah pada penyakit mulut dan kuku (PMK). Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh oleh tim, meliputi pengecekan fisik, mulut, kuku, serta kondisi umum sapi.

Dalam keterangannya kepada awak media, Babinsa Pelda Syafri menegaskan pentingnya surveilance rutin sebagai langkah dini dalam menjaga kesehatan ternak, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi peternak di wilayah binaan.

"Kami bersama tim URC hadir langsung ke peternakan warga untuk memastikan hewan ternak bebas dari PMK. Tindakan ini penting dilakukan guna menghindari dampak besar yang bisa ditimbulkan, baik dari sisi kesehatan hewan maupun ekonomi masyarakat," ujar Pelda Syafri.

Ia juga mengimbau masyarakat peternak agar selalu menjaga kebersihan kandang dan segera melapor jika mendapati gejala mencurigakan pada hewan ternaknya.

"Kami siap turun kapan saja apabila ada laporan dari warga. Pencegahan dan deteksi dini adalah kunci utama agar wabah seperti PMK tidak menyebar," tambahnya.

Kegiatan surveilance selesai pada pukul 10.00 WIB dalam keadaan aman dan lancar. Kolaborasi antara Babinsa dan Tim URC ini diapresiasi oleh warga sebagai bentuk kepedulian nyata pemerintah terhadap kesehatan ternak dan kesejahteraan masyarakat desa.***

Terkini