Siak, Catatanriau.com – Baru dilantik 4 Juni 2025 lalu, Bupati Siak Afni Z langsung tancap gas! Salah satu gebrakan awalnya adalah menghidupkan kembali layanan darurat Siak Siaga 112 agar lebih optimal dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Dalam rapat penyusunan RKPD perubahan Kabupaten Siak tahun 2026 yang digelar di Zamrud Room, Senin (10/6/2025), Afni menginstruksikan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyiapkan operator layanan 112 yang siap siaga 24 jam.
“Saya minta kepala OPD menyiapkan operator call center masing-masing. Laporan masyarakat harus cepat ditanggapi, aduan ringan pun harus segera kita tindaklanjuti,” tegas Afni di hadapan para kepala dinas.
Layanan darurat Siak Siaga 112 sendiri sebenarnya sudah diluncurkan sejak tahun 2019. Layanan ini dirancang untuk menerima berbagai laporan dan kondisi darurat seperti kebakaran, kecelakaan, pohon tumbang, kerusuhan, KDRT, hingga gangguan ODGJ dan evakuasi hewan liar.
Namun, sayangnya, layanan ini belum sepenuhnya dikenal masyarakat. Saat melakukan sidak ke ruang layanan 112 di Komplek Perkantoran Tanjung Agung, Kecamatan Mempura, Kamis lalu, Afni menemukan sejumlah tantangan, termasuk banyaknya panggilan iseng (prank call) dan rendahnya pemanfaatan layanan oleh masyarakat.
“Ini sangat penting, tapi sayangnya belum banyak masyarakat yang tahu. Harus ada sosialisasi besar-besaran agar layanan ini benar-benar jadi sapaan pertama dari pemerintah kepada warga,” ujar Afni.
Bupati Afni juga menyoroti perlunya sinergi antara layanan 112 dengan inovasi dan aplikasi lain yang sudah berjalan di tiap OPD.
“Kita tidak punya waktu untuk bersantai. Semua harus bergerak cepat dan terkoordinasi. Aplikasi yang sudah ada harus benar-benar difungsikan secara maksimal,” tambahnya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Siak, Romy Lesmana, menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti arahan Bupati. Dalam waktu dekat, Diskominfo akan mengirim surat resmi ke seluruh OPD untuk menyiapkan tenaga operator dan memberikan kontak resmi yang bisa dihubungi operator 112.
“Kami akan segera menyurati OPD untuk mengirimkan nomor telepon atau WhatsApp yang benar-benar aktif agar tim 112 bisa langsung terhubung,” ujar Romy.
Ia juga menambahkan, layanan 112 telah bekerja sama dengan sistem CCTV kota. Dalam beberapa kasus, petugas telah berhasil mendeteksi dan melaporkan kenakalan remaja hingga kejadian mencurigakan kepada Satpol PP melalui pantauan kamera tersebut.***