Sertu Venus Luberto Patroli Karhutla di Koto Gasib: Tidak Ditemukan Titik Api Maupun Asap

Minggu, 25 Mei 2025 | 14:49:56 WIB

Siak, Catatanriau.com – Pada Minggu, 25 Mei 2025, upaya pencegahan dan pemantauan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan secara intensif di wilayah Koramil 04/Perawang. Berdasarkan laporan kegiatan yang diterima, tidak ada proses pemadaman maupun pendinginan yang dilakukan pada hari ini, menandakan situasi Karhutla yang relatif terkendali di daerah tersebut.

Salah satu kegiatan utama yang dilaksanakan adalah patroli Karhutla yang dipimpin oleh Sertu Venus Luberto, seorang Babinsa dari Koramil 04/Perawang. Patroli ini menyasar lokasi rawan di RT 01/RW 02 Kampung Rantau Panjang, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, dengan titik koordinat 0°6431 N 101° 7268 E.

Dalam pelaksanaan patroli ini, Sertu Venus Luberto tidak sendirian. Ia berkolaborasi dengan dua orang anggota masyarakat setempat, membentuk tim gabungan yang solid untuk menyisir area yang berpotensi terjadi Karhutla. Hasil dari patroli tersebut sangat menggembirakan: tidak ditemukan adanya titik api maupun asap di lokasi yang dipantau.

Menyikapi kondisi ini, Sertu Venus Luberto menyampaikan apresiasinya atas kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan dari ancaman Karhutla. Ia juga menekankan pentingnya peran serta aktif seluruh elemen masyarakat dalam upaya pencegahan.

"Hari ini kami tidak menemukan adanya titik api maupun asap di wilayah patroli kami. Ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat akan bahaya Karhutla semakin meningkat," ujar Sertu Venus Luberto.

Ia menambahkan, "Kami sebagai Babinsa akan terus aktif melakukan patroli dan sosialisasi. Namun, upaya ini tidak akan maksimal tanpa dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat. Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan kita dari ancaman Karhutla, karena dampaknya sangat merugikan, baik bagi kesehatan, ekonomi, maupun kelestarian alam." Imbuhnya.

Sertu Venus Luberto juga berpesan kepada masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang, baik TNI, Polri, atau BPBD, jika menemukan indikasi awal terjadinya Karhutla, seperti asap atau bau terbakar. 

"Jangan sungkan untuk melaporkan jika ada hal-hal yang mencurigakan. Laporan cepat dapat mencegah kebakaran meluas dan dampaknya bisa diminimalisir," pungkasnya.

Kegiatan patroli dan pemantauan Karhutla akan terus dilaksanakan secara rutin oleh Babinsa Koramil 04/Perawang dan instansi terkait lainnya guna memastikan wilayah tetap aman dari bencana asap.***

Terkini