
"Masyarakat sudah tidak bisa lagi mentolerir kondisi seperti ini, pihak perusahaan selama ini hanya menimbun jalan yang berlubang dengan tanah, namun hal tersebut akan menimbulkan permasalahan baru, karena kalau musim hujan, jalanan kami akan menjadi kubangan lumpur, dan jika cuaca panas debu akan semakin banyak" Ungkap Ketua Aliansi masyakat peduli lingkungan Nagari Kuncir, Irfan Rinaldo.
"Menyikapi kondisi tersebut, Aliansi masyarakat peduli lingkungan Nagari kuncir, berencana akan melakukan aksi unjuk rasa damai ke PT Arpex Primadamor dan PT Pratama Putra Sejahtera pada hari selasa, 13 Mei 2025 mendatang dengan jumlah massa sekitar 100 orang", lanjut Irfan.
Aksi ini bertujuan untuk menuntut tanggungjawab dari kedua perusahaan agar segera memperbaiki jalan yang rusak dan berlubang dengan dilakukan pengaspalan bukan hanya sekedar ditimbun dengan tanah, selain itu masyarakat juga mempertanyakan tidak jelasnya kontribusi yang telah diberikan oleh kedua perusahaan tersebut terhadap Nagari Kuncir seperti CSR serta bentuk lainnya. Tutup Irfan.***