MENU TUTUP

Kapolsek Kampar Kiri Pantau Kondisi Warga Terdampak Banjir

Rabu, 03 Januari 2024 | 15:25:10 WIB Dibaca : 1010 Kali
Kapolsek Kampar Kiri Pantau Kondisi Warga Terdampak Banjir

Kampar, Catatanriau.com | Curah hujan yang tinggi di akhir tahun 2023 kemarin berdampak bagi masyarakat di Wilayah Hukum Polsek Kampar Kiri yang kini sedang bertahan hidup dengan kondisi keterbatasan akibat banjir.

Untuk memastikan kondisi masyarakat di Wilayah Hukum Kampar Kiri tersebut, Rabu, (03/01/2024), Kapolsek Kampar Kiri KOMPOL Mhd Daud, beserta Panit I Sabhara Polsek Kampar Kiri, Ipda Nurman Efendi, PS Panit Opsnal Intelkam Polsek Kampar kiri, Bripka Maulana Asdedi Putra, PS. Panityanmin, Intelkam Polsek Kampar Kiri, Bripka Zaidanur dan Bhabinkamtibmas Desa Gema Aiptu Afrizal Ja'far melakukan monitoring Situasi dan kondisi Debit air Sungai Subayang, Kecamatan Kampar Kiri Hulu tepatnya di Desa Padang Sawah.

"Debit air sungai Subayang mulai meluap dari pagi menjelang siang dikarenakan curah hujan yang tinggi di bagian hulu Sungai Subayang mulai dari malam menjelang pagi terus diguyur hujan lebat," tutur Kapolsek Kampar Kiri.

"Adapun Update Laporan Banjir di wilayah hukum Polsek Kampar kiri, sebagai berikut ; Desa Gema Kecamatan Kampar kiri hulu, dengan jumlah korban meninggal tidak ada, korban hilang juga tidak ada," lanjut Kompol Mhd Daud.

"Sementara berdasarkan pantauan, tercatat ada 20 KK, dengan 30 orang.  yang terdampak banjir, untuk rumah terendam, alhamdulillah tidak ada. Selanjutnya Desa Batu Sanggan Kecamatan Kampar kiri hulu, tidak ada yang menjadi korban dampak banjir, namun fasilitas pendidikan seperti SMP Batu Songgan tergenang air," tambahnya.

"Berikut Desa Sungai Liti, tercatat ada 3 KK yang terdampak banjir dengan jumlah 14 orang. Selain itu untuk akses Jalan Lipat Kain - Gema tepatnya di Desa Sungai Liti di genangi air 30 cm - 60 cm dan tidak bisa di lewati kendaraan Roda 2 dan kendaraan Roda 4," jelasnya.

"Untuk Desa Padang Sawah, terpantau 180 KK yang terdampak banjir dengan jumlah 601 orang penduduk. Sementara akses jalan Lipat Kain - Gema tepatnya di Desa Padang Sawah di genangi air 30 cm - 60 cm juga tidak bisa di lewati kendaraan Roda 2 dan kendaraan Roda 4," ungkapnya

"Kondisi terkini di Desa Kuntu, 756 KK yang berjumlah 900 orang terdampak banjir, dengan akses jalan sama, tidak bisa dilewati kendaraan roda 2 maupun roda 4," pungkasnya.

"Untuk bantuan yang diperlukan masyarakat di setiap desa yaitu, Obat - Obatan, Air Bersih, Bahan Pokok Makanan, dan Pakaian," tutupnya. (Irwan Ocu Bundo).



Berita Terkait +

Baznas Kabupaten Pelalawan Bantu Pompes Korban Kebakaran

Hadiri HUT PDI-P Ke 49, H.Indra Gunawan: Semoga PDI-P Jaya Ke Depannya

Babinsa Koramil Perawang Sertu Sarju Kembali Sosialisasikan Nilai-nilai Pancasila Kepada Warga Binaan di Perawang Barat

Gelar Sertijab, AKBP Budi Setiyono SIK,MH Bertindak Sebagai Inspektur Upacara

Jumat Curhat Polsek Kuala Kampar, Dialog Cipta Kamtibmas dan Pelayanan Kepolisian

Enam Pejabat di Pelalawan Lanjutkan Vaksinasi COVID-19 Kedua

Ciptakan KamtibCar IT Kapolsek Kampar kiri giatkan Strong pint di keramaian masyarakat

Ibu Yang Lumpuh di Kampung Tualang Dijenguk Anggota DPRD Riau Tumpal Hutabarat

Hari ini, Giat Jumat Curhat Polsek Tapung Hulu di 3 Tempat Yang Berbeda

Sisir Tempat Keramaian, Serda Korenus JU Dampingi Tim Rekanan Pastikan Warga Laksanakan Prokes C-19

TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Masyarakat Siak Gelar Aksi Simpatik Dukung Pengesahan RUU TNI, Sambil Berbagi Takjil

2

Berlangsung Meriah, Camat TPTM Buka Festival Mariam Buluh Yang Ke-5

3

Dr. Yeni Dwi Putri Anton Resmi Dilantik Sebagai Ketua Dekranasda Rokan Hulu 2025-2030

4

Mediasi Antara Pejabat dan Karyawan UNISI Hasilkan Kesepakatan Baru Terkait Mutasi Kerja

5

Satgas PKH Segel 250 Hektare Kebun Sawit PT Sari Lembah Subur di Pelalawan

6

DPD Khusus LLMB Siak Taja Buka Bersama, Bagikan Ribuan Paket Takjil & Beri Santunan Pada Puluhan Anak Yatim