BUMDes Gudang Batu Gagal Kelola Usaha Kolam Ikan, Ratusan Juta Rupiah Modal Dipertanyakan

Rabu, 16 September 2026 | 00:24:31 WIB

Inhu, Catatanriau.com – Usaha ketahanan pangan yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Gudang Batu, Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu, menjadi sorotan setelah program budidaya ikan yang dijalankan sejak 2021 dilaporkan tidak membuahkan hasil. Ratusan juta rupiah modal yang digelontorkan untuk pembangunan dan pengelolaan kolam ikan kini dipertanyakan pengelolaannya.

Kades Akui Program Tidak Berjalan

Tim awak media mendatangi Kantor Kepala Desa Gudang Batu pada Selasa (15/9/2026) untuk mengonfirmasi informasi tersebut. Kepala Desa Gudang Batu, Tukarjo, membenarkan bahwa usaha BUMDes tersebut memang mengalami kegagalan.

"Memang iya, benar," ujar Tukarjo singkat saat ditemui di kantornya.

Mantan Ketua BUMDes: Sudah Tidak Menjabat Sejak 2025

Sementara itu, mantan Ketua BUMDes Gudang Batu, Roni Andika, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp menyampaikan bahwa dirinya sudah tidak lagi menjabat sejak 2025.

"Kita sudah tidak menjabat ketua BUMDes lagi sejak 2025. Maaf, terkait tanggal dan bulannya kami lupa," ujarnya.

Roni juga mengaku setelah diberhentikan, dirinya mendapat pemberitahuan secara lisan dari Inspektorat terkait hasil audit, namun tidak menerima pemberitahuan secara tertulis.

Ia enggan menjelaskan besaran kerugian yang dialami BUMDes dan menyarankan awak media meminta keterangan kepada pemerintah desa maupun Inspektorat Kabupaten Indragiri Hulu.

"BUMDes memang sudah diaudit oleh Inspektorat. Mengenai kerugian, tanya saja ke pihak desa atau Inspektorat Kabupaten Indragiri Hulu," katanya.

Menurut Roni, program budidaya ikan tersebut merupakan bagian dari kegiatan ketahanan pangan yang dimulai pada 2021. Adapun perkembangan program setelah dirinya tidak lagi menjabat, menurutnya, menjadi kewenangan pengurus BUMDes yang baru.

Dugaan Kerugian Jadi Sorotan

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, dana yang dialokasikan untuk pembangunan dan pengelolaan kolam ikan diduga tidak menghasilkan manfaat sebagaimana yang diharapkan. Besaran pasti kerugian belum dipastikan secara resmi dan masih menunggu penjelasan dari pihak berwenang.

IWO Desak Kejari Inhu Telusuri Pengelolaan Dana

Menanggapi persoalan tersebut, Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO), Rudi Walker Purba, meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hulu menelusuri seluruh pengelolaan kegiatan BUMDes Gudang Batu secara menyeluruh.

"Kami mengharapkan kepada Kajari Inhu agar benar-benar memproses seluruh kegiatan BUMDes di Desa Gudang Batu ini. Jangan sampai dana milik warga desa hilang begitu saja tanpa kejelasan," tegas Rudi.

Ia juga mendesak aparat penegak hukum menelusuri alokasi anggaran, pelaksanaan program, serta pertanggungjawaban pengurus BUMDes agar persoalan tersebut menjadi terang dan pengelolaan keuangan desa ke depan dapat berlangsung secara transparan dan akuntabel.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Inspektorat Kabupaten Indragiri Hulu belum memberikan keterangan resmi terkait hasil audit maupun besaran kerugian yang disebut dalam persoalan tersebut.(Rls/RWP).

Terkini