Siak, Catatanriau.com — Kepolisian Sektor (Polsek) Minas, Polres Siak, terus mendorong kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan melalui program Green Policing. Edukasi tersebut dilakukan bersama pemerintah kecamatan dan masyarakat di wilayah Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Jumat (4/9/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut dipimpin Kapolsek Minas Kompol Syahrizal, S.H., M.H., M.Si. dan turut dihadiri Camat Minas Nurfa Octolita, S.E., M.Ip., Danramil Minas yang diwakili Serma Nassir, Kanit Intelkam Polsek Minas AKP Suwondo, Kanit Samapta Iptu Andi Anis serta Panit 1 Binmas Ipda Suherwanto.

Kegiatan dipusatkan di halaman Pos Satkamling Prima Palang Meranti, Jalan Arifin Ahmad, Kelurahan Minas Jaya, Kecamatan Minas.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran Polsek Minas menyosialisasikan program Green Policing sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan hidup.
Sejumlah pesan disampaikan kepada masyarakat, mulai dari larangan membuang sampah sembarangan, tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, hingga pentingnya melakukan penghijauan melalui penanaman pohon.
Sebagai bentuk edukasi langsung, Polsek Minas juga menyerahkan secara simbolis lima bibit pohon kepada masyarakat untuk ditanam dan dirawat di lingkungan sekitar.
Kapolsek Minas Kompol Syahrizal mengatakan, program Green Policing merupakan bagian dari upaya kepolisian membangun kesadaran masyarakat bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

“Green Policing ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi bagaimana kita mengajak masyarakat untuk memiliki kepedulian dan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan. Lingkungan yang baik tentu akan memberikan manfaat bagi masyarakat itu sendiri,” ujar Syahrizal.
Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan harus dibangun sejak dini melalui kolaborasi antara kepolisian, pemerintah, sekolah, serta masyarakat.
“Kami ingin membangun kemitraan dengan pemerintah dan masyarakat. Edukasi seperti ini penting dilakukan secara berkelanjutan agar kesadaran menjaga lingkungan tumbuh dari lingkungan keluarga, sekolah hingga masyarakat,” katanya.
Syahrizal juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan, terutama di tengah kondisi cuaca panas yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka ataupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Jangan sampai karena kelalaian kita, kemudian terjadi kebakaran yang dampaknya bisa merugikan masyarakat luas,” tegasnya.
Ia menambahkan, upaya pencegahan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan aparat. Peran masyarakat sangat dibutuhkan untuk mendeteksi potensi kebakaran sejak dini sekaligus menjaga lingkungan di sekitar tempat tinggal dan lahan masing-masing.

Selain memberikan edukasi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat komunikasi antara Polsek Minas dengan masyarakat. Melalui pendekatan kemitraan, kepolisian berharap persoalan lingkungan maupun keamanan dapat ditangani secara bersama-sama.
“Kami dari Polsek Minas akan terus melakukan kegiatan-kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Harapannya, bukan hanya keamanan yang terjaga, tetapi lingkungan kita juga semakin baik dan lestari,” ungkap Syahrizal.
Program Green Policing tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Sinergi antara Polsek Minas, pemerintah kecamatan, sekolah-sekolah dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat budaya peduli lingkungan di wilayah Kecamatan Minas.
Penyerahan lima bibit pohon menjadi salah satu simbol komitmen bersama untuk menjaga lingkungan. Bibit tersebut diharapkan tidak hanya ditanam, tetapi juga dirawat hingga tumbuh dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 11.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib dan kondusif.
Melalui program Green Policing, Polsek Minas menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendekatan kepolisian yang humanis sekaligus mendorong masyarakat berperan aktif dalam menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan hidup.***