Reses Hari Ketiga, Yasman Serap Aspirasi Warga Ringin, Jalan Poros Pamilih Jadi Perhatian

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:28:23 WIB

INDRAGIRI HULU, CATATANRIAU.COM – Memasuki hari ketiga agenda reses, anggota DPRD Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dari Daerah Pemilihan (Dapil) II, Yasman dari Partai Demokrat, kembali turun langsung ke tengah masyarakat. Kali ini, Desa Ringin, Kecamatan Batang Gansal, menjadi lokasi untuk menyerap berbagai aspirasi warga, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi Yasman untuk mendengarkan secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, terutama menyangkut kebutuhan infrastruktur, akses jalan hingga sarana pendukung aktivitas perkebunan.

Kedatangan Yasman disambut Kepala Desa Ringin, Alsidik Kurniawan, S.Pd., bersama sejumlah masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, berbagai usulan disampaikan pemerintah desa dan warga untuk menjadi perhatian serta diperjuangkan melalui kebijakan pembangunan di tingkat kabupaten.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian utama adalah kondisi jalan poros menuju Dusun Pamilih. Jalan tersebut menjadi akses penting bagi masyarakat, termasuk para petani yang setiap hari menggunakannya untuk menuju kawasan perkebunan.

Kepala Desa Ringin, Alsidik Kurniawan, berharap aspirasi mengenai perbaikan jalan poros Dusun Pamilih dapat diperjuangkan Yasman sehingga mendapat penanganan dari pemerintah daerah.

“Jalan yang kita lalui ini, khususnya di Dusun Pamilih, memang perlu diperhatikan. Melalui Bapak inilah harapan kami, mudah-mudahan jalan poros Dusun Pamilih ini bisa diperbaiki,” ujar Alsidik.

Selain perbaikan jalan, masyarakat juga mengusulkan pembangunan drainase di sejumlah ruas jalan produksi perkebunan. Menurut pemerintah desa, keberadaan drainase sangat penting untuk menjaga kondisi badan jalan agar tidak mudah rusak, terutama saat musim hujan.

“Untuk jalan produksi memang perlu dipasang drainase. Biar petani-petani perkebunan ini tidak lagi menggunakan jembatan buatan yang sifatnya sementara,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Alsidik juga menyampaikan apresiasi kepada Yasman yang sebelumnya telah melakukan survei rencana pembangunan box culvert di Dusun I.

Menurutnya, pembangunan box culvert sangat dibutuhkan karena terdapat akses yang terputus di sekitar Sungai Air Tiris. Kondisi itu selama ini menjadi kendala bagi masyarakat, khususnya petani yang hendak menuju kawasan perkebunan.

“Alhamdulillah, di Dusun I kemarin sudah survei untuk box culvert. Ribuan terima kasih kepada Bapak Dewan, Bapak Yasman,” ungkapnya.

Ia berharap pembangunan box culvert tersebut dapat direalisasikan melalui anggaran perubahan tahun 2026. Dengan demikian, masyarakat Dusun I, Dusun III maupun warga Dusun Pamilih yang memiliki kebun di kawasan tersebut dapat memperoleh akses yang lebih baik.

“Harapan kami di Pamilih juga dibantu. Tumpuan kami kepada Bapak,” ujarnya.

Yasman: Reses untuk Mendengar, Mencatat dan Memperjuangkan

Sementara itu, Yasman menegaskan bahwa kegiatan reses bukan sekadar agenda silaturahmi. Menurutnya, reses merupakan bagian dari tugas anggota DPRD untuk turun langsung ke masyarakat, mendengar keluhan sekaligus menyerap kebutuhan yang nantinya diperjuangkan melalui mekanisme pembangunan daerah.

Ia juga mengingatkan masyarakat bahwa terdapat empat anggota DPRD Kabupaten Inhu yang berasal dari Dapil II sehingga masyarakat dapat mengetahui wakil-wakil yang menjadi representasi mereka di lembaga legislatif.

“Pertama silaturahmi. Yang kedua tugas kami adalah mendengar, mencatat, memperjuangkan dan merealisasikan yang ada,” kata Yasman.

Yasman mengatakan, seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan pembahasan dan perjuangan dalam proses penganggaran daerah. Namun, ia menegaskan bahwa setiap usulan tidak bisa langsung dijanjikan terealisasi karena harus menyesuaikan kemampuan keuangan daerah serta tahapan penganggaran.

“Apakah yang Bapak sampaikan hari ini terealisasi? Saya tidak bisa berjanji. Tapi insyaallah, kalau tidak ada anggaran nanti saya carikan anggaran. Yang penting diperbaiki,” tegasnya.

Khusus mengenai jalan poros menuju Dusun Pamilih, Yasman menyebut usulan tersebut sebenarnya sudah masuk dalam pembahasan. Ia pun berkomitmen untuk terus mendorong agar kebutuhan tersebut dapat ditangani.

“Kalau ada anggaran 2027, insyaallah. Sebenarnya jalan ini sudah masuk, Pak Kades,” ujarnya.

Anggaran Daerah Sedang Menghadapi Tekanan

Dalam pertemuan itu, Yasman juga menjelaskan kondisi fiskal Kabupaten Indragiri Hulu yang saat ini menghadapi tekanan akibat berkurangnya transfer dari pemerintah pusat.

Kondisi tersebut, kata dia, berdampak terhadap kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai berbagai program pembangunan. Sejumlah sektor harus mengalami penyesuaian anggaran agar keuangan daerah tetap berjalan.

Meski demikian, Yasman menegaskan keterbatasan anggaran tidak boleh membuat wakil rakyat menjauh dari masyarakat. Sebaliknya, komunikasi dengan masyarakat harus terus dibangun agar kebutuhan di lapangan tetap diketahui dan dapat diperjuangkan ketika ruang fiskal memungkinkan.

Ia pun mengajak masyarakat untuk tetap optimistis menghadapi kondisi tersebut dan berharap situasi keuangan daerah dapat kembali membaik pada 2027.

“Rezeki kita hari ini sedang dihantam badai, tapi mudah-mudahan hari berikutnya kita dihadapkan dengan suasana yang lebih sejuk. Mudah-mudahan 2027 kita kembali normal,” ujarnya.

Yasman kemudian menggambarkan kondisi anggaran daerah tersebut dengan sebuah perumpamaan sederhana.

“Kalau mobilnya ada, sopirnya ada, minyaknya yang tidak ada. Mudah-mudahan ini cepat berlalu,” katanya.

Menurutnya, ketika kondisi fiskal daerah kembali membaik, berbagai kebutuhan pembangunan di desa, termasuk peningkatan jalan, program bantuan sosial hingga BLT, diharapkan dapat berjalan lebih optimal.

Demokrat Ikut Meriahkan Pesta Rakyat

Selain menyerap aspirasi, kehadiran Yasman di Desa Ringin juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kader Partai Demokrat turut berpartisipasi mendukung masyarakat Desa Ringin melalui kegiatan Pesta Rakyat. Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat menjelang peringatan hari kemerdekaan, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan kebersamaan.

Semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat diharapkan terus terjaga, sejalan dengan semangat peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Reses hari ketiga Yasman di Desa Ringin akhirnya ditutup dengan komitmen untuk terus menjaga komunikasi dengan masyarakat. Berbagai aspirasi yang telah disampaikan, terutama terkait jalan poros Dusun Pamilih, drainase jalan produksi dan pembangunan box culvert, akan menjadi catatan penting untuk diperjuangkan sesuai kemampuan anggaran dan mekanisme pembangunan daerah.

Bagi masyarakat Ringin, reses tersebut bukan hanya menjadi ajang bertemu wakil rakyat, tetapi juga menjadi ruang untuk menyampaikan langsung persoalan yang mereka hadapi dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, khususnya dalam mengakses kawasan perkebunan.***

Terkini