Usia 37 Hari, Tanaman Jagung di Kampung Rantau Bertuah Tumbuh hingga 175 Cm

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:04:17 WIB

Siak, Catatanriau.com – Program ketahanan pangan melalui budidaya jagung pipil di Kampung Rantau Bertuah, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, terus mendapat perhatian dari jajaran Polsek Minas. Pada Sabtu (8/8/2026), dilakukan pengecekan perkembangan tanaman jagung yang kini memasuki usia 37 hari.

Pengecekan dilaksanakan di lahan pertanian warga yang berada di Jalan Manggis Gang Sirna, Dusun Cinta Damai, Kampung Rantau Bertuah. Kegiatan tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kampung Rantau Bertuah, AIPTU Andri Azmi, bersama masyarakat petani yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Dahlia Kuning.

Kapolsek Minas, Kompol Syahrizal, mengatakan pengecekan dilakukan untuk memastikan program ketahanan pangan berjalan dengan baik sekaligus mengetahui kondisi tanaman di lapangan.

“Kami terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan tanaman jagung sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan. Dari hasil pengecekan, tanaman jagung tumbuh dengan baik dan seluruh lahan sudah ditanami,” ujar Kompol Syahrizal.

Lahan yang dimanfaatkan untuk budidaya jagung pipil tersebut memiliki luas sekitar 1,5 hektare dan merupakan perkebunan milik warga Poktan Dahlia Kuning yang diketuai Syamsul Bahri.

Berdasarkan hasil pengecekan, tanaman jagung yang telah berusia 37 hari menunjukkan pertumbuhan cukup baik. Tinggi tanaman bervariasi antara sekitar 150 hingga 175 sentimeter.

Selain itu, gulma di sekitar tanaman telah dibersihkan dan tanaman juga sudah mendapatkan pemupukan menggunakan pupuk KCL.

Namun, kondisi cuaca panas ekstrem menjadi salah satu kendala yang dihadapi petani. Untuk menjaga pertumbuhan tanaman, penyiraman dilakukan secara berkala dengan mendatangkan pasokan air secara estafet.

Kompol Syahrizal menyebut kondisi cuaca menjadi perhatian agar tanaman tidak mengalami kekurangan air yang dapat mengganggu pertumbuhan.

“Cuaca yang cukup panas menjadi salah satu tantangan bagi petani. Karena itu, penyiraman perlu dilakukan secara berkala. Kami akan terus mendorong agar kebutuhan air tanaman tetap terpenuhi sehingga pertumbuhannya dapat dipertahankan,” katanya.

Ke depan, perawatan tanaman akan dilanjutkan dengan penyiraman secara rutin. Selain itu, petani juga merencanakan pemupukan menggunakan pupuk NPK untuk membantu memperbesar batang dan mendukung pertumbuhan tanaman jagung.

Menurut Kompol Syahrizal, keterlibatan masyarakat dalam program ketahanan pangan sangat penting. Selain mendukung ketersediaan pangan, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat petani.

“Kami berharap program ini dapat memberikan hasil yang baik dan nantinya mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Polsek Minas akan terus melakukan pendampingan dan pemantauan bersama para petani,” ungkapnya.

Kegiatan pengecekan berlangsung aman dan lancar. Jajaran Polsek Minas juga memastikan pemantauan terhadap perkembangan tanaman akan terus dilakukan hingga memasuki masa panen.***

Terkini