Peringati Hari Mangrove Sedunia, di hadiri HMI Siak, HMI BADKO Riau-Kepri, dan KAMMI Riau dan Bem UIN SUSKA RIAU Turut membersamai Tanam 5.000 Bibit Mangrove di Sungai Apit-Bunsur

Senin, 27 Juli 2026 | 16:35:09 WIB

?Siak, Catatanriau.com – Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Siak bersama HMI Badan Koordinasi (BADKO) Riau-Kepulauan Riau dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Riau serta BEM UIN SUSKA RIAU mengikuti aksi penanaman 5.000 bibit mangrove di Kampung Bunsur, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, pada Minggu (26/7/2026).
?
?Kegiatan yang melibatkan organisasi kepemudaan, mahasiswa, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir. Penanaman ribuan bibit mangrove diharapkan mampu mengurangi dampak abrasi, menjaga habitat biota pesisir, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan.
?
?Demisioner ketua umum HMI Siak "Adinesyahgita" mengatakan bahwa menjaga kelestarian lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab moral setiap kader dan generasi muda. Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya menyuarakan isu lingkungan melalui diskusi, tetapi juga harus hadir dalam aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
?
?"Momentum Hari Mangrove Sedunia harus menjadi pengingat bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab bersama. Penanaman 5.000 bibit mangrove ini bukan sekadar kegiatan simbolis, melainkan bentuk ikhtiar untuk menjaga pesisir Siak agar tetap lestari bagi generasi mendatang," ujarnya.
?
?Sementara itu, Ketua Umum HMI BADKO Riau-Kepri "Riyanto aswir" menegaskan bahwa kolaborasi lintas organisasi menjadi kekuatan penting dalam menjawab persoalan lingkungan.
?
?"Kami mengapresiasi sinergi yang terbangun dalam kegiatan ini. Semangat kolaborasi harus terus dijaga agar gerakan pelestarian lingkungan tidak berhenti pada satu momentum, tetapi menjadi gerakan yang berkelanjutan di seluruh wilayah Riau dan Kepulauan Riau," katanya.
?
?Hal senada disampaikan ketua umum KAMMI Riau "Febriansyah" Ia menilai bahwa keterlibatan mahasiswa dalam isu lingkungan merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus investasi bagi masa depan.
?
?"Mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Kami berharap aksi ini dapat menginspirasi semakin banyak generasi muda untuk mengambil bagian dalam menjaga lingkungan melalui tindakan nyata, bukan sekadar wacana," ungkapnya.
?
?Ketua dan Wakil BEM UIN Sultan Syarif Kasim Riau ketua "Muhammad asdilfi" dan "muhammad hadi wahyudi" turut mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi antarlembaga mahasiswa menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan melalui aksi bersama.
?
?"Kolaborasi ini membuktikan bahwa mahasiswa dari berbagai organisasi dapat bersatu dalam tujuan yang sama, yaitu menjaga kelestarian lingkungan. Semoga ribuan mangrove yang ditanam hari ini menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang," ujarnya.
?
?Selain memperingati Hari Mangrove Sedunia, kegiatan ini juga menjadi ruang mempererat silaturahmi dan membangun kolaborasi antarlembaga kepemudaan dalam mendorong kepedulian terhadap isu-isu lingkungan. Para peserta berharap kawasan pesisir di Kampung Bunsur dapat terus terjaga dan menjadi contoh keberhasilan gerakan pelestarian mangrove di Kabupaten Siak.
?
?Melalui aksi penanaman 5.000 bibit mangrove, HMI Cabang Siak, HMI BADKO Riau-Kepri, dan KAMMI Riau dan BEM UIN SUSKA RIAU menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya pelestarian lingkungan serta mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kekayaan alam Indonesia demi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
?
?Laporan : Tiyna

Terkini