Momentum HUT ke-49 Rambah Hilir Timur, Aspirasi Perbaikan Jalan Jadi Perhatian Pemkab Rohul

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:39:06 WIB

Rohul, Catatanriau.com —  Peringatan Hari Jadi ke-49 Desa Rambah Hilir Timur, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, tidak hanya menjadi ajang mengenang perjalanan panjang desa, tetapi juga menjadi ruang penyampaian aspirasi masyarakat kepada pemerintah daerah.

Wakil Bupati Rokan Hulu H. Syafaruddin Poti, SH, MM yang hadir dalam peringatan tersebut pada Rabu (8/7/2026), menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendengar dan menindaklanjuti kebutuhan masyarakat, terutama terkait pembangunan infrastruktur yang menjadi urat nadi aktivitas warga.

Kehadiran Wabup Syafaruddin Poti disambut hangat masyarakat bersama jajaran Pemerintah Desa Rambah Hilir Timur. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Rokan Hulu Gorneng, S.Sos., M.Si.

Acara juga dihadiri Camat Rambah Hilir Mahadi, SE, MM, Camat Kepenuhan Hulu Juneidy, S.IP, M.Si, Kepala Desa Rambah Hilir Timur Hendra, para pucuk suku, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat.

Dalam rangkaian kegiatan hari jadi desa itu, suasana kebersamaan semakin terasa dengan tausiyah agama yang disampaikan Ustadz Edy Suroso, S.Pd.I. Selain itu, pemerintah desa juga memberikan santunan kepada 24 anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.

Namun, di balik momentum perayaan tersebut, masyarakat menitipkan sejumlah harapan kepada pemerintah daerah. Kepala Desa Rambah Hilir Timur Hendra menyampaikan aspirasi utama warga terkait kebutuhan peningkatan infrastruktur jalan desa yang masih menjadi salah satu prioritas.

Menjawab aspirasi tersebut, Wakil Bupati Syafaruddin Poti memastikan usulan masyarakat akan dibawa langsung kepada Bupati Rokan Hulu Anton, ST, MM untuk mendapatkan perhatian dan tindak lanjut sesuai kemampuan pemerintah daerah.

"InsyaAllah aspirasi masyarakat terkait perbaikan jalan ini akan kita sampaikan kepada Bapak Bupati Anton. Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu berkomitmen agar pembangunan dapat dirasakan sampai ke tingkat desa," kata Syafaruddin Poti.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur desa memiliki peran strategis dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, memperlancar akses pendidikan, pelayanan kesehatan, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi lokal.

“Jalan bukan hanya sekadar infrastruktur, tetapi menjadi penghubung aktivitas masyarakat. Karena itu, kebutuhan dasar seperti ini akan terus menjadi perhatian pemerintah,” ujarnya.

Selain pembangunan fisik, Wabup Syafaruddin Poti juga menekankan pentingnya pembangunan karakter masyarakat melalui penguatan nilai-nilai agama. Ia mengajak masyarakat Desa Rambah Hilir Timur untuk terus menghidupkan gerakan salat Subuh berjamaah yang menjadi salah satu program Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu.

Menurutnya, gerakan tersebut memiliki makna lebih luas dari sekadar aktivitas ibadah. Salat Subuh berjamaah dinilai mampu mempererat hubungan sosial, membangun kebersamaan, serta memperkuat identitas Rokan Hulu sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai religius.

“Kita ingin pembangunan tidak hanya berbicara tentang jalan, gedung, dan fasilitas umum, tetapi juga pembangunan manusia. Masyarakat yang kuat secara spiritual akan menjadi fondasi bagi kemajuan daerah,” tegasnya.

Wabup menyampaikan, kepemimpinan Bupati Anton dan Wakil Bupati Syafaruddin Poti akan terus mengedepankan keseimbangan antara pembangunan infrastruktur, pelestarian budaya Melayu, serta penguatan kehidupan keagamaan masyarakat.

Hal tersebut sejalan dengan karakter Kabupaten Rokan Hulu sebagai Negeri Seribu Suluk, daerah yang memiliki akar budaya Melayu dan tradisi keislaman yang kuat. Peringatan Hari Jadi ke-49 Desa Rambah Hilir Timur akhirnya menjadi lebih dari sekadar perayaan tahunan. Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan desa membutuhkan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu berharap desa-desa terus berkembang menjadi pusat pertumbuhan baru yang maju, mandiri, religius, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.***

Terkini